
Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan membangun turap Kali Ciater Hilir segmen Laverde – Serpong Park setinggi 4,2 meter sebagai upaya mengatasi banjir di wilayah tersebut.
“Insya Allah bisa selesai sesuai target dan ini sudah mulai sejak bulan kemarin. Saya telah memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana dan target, agar penanganan banjir di saat cuaca ekstrem bisa tertangani,” kata Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Tangsel, Robby Cahyadi, Selasa (31/10/23).
Menurut dia, turap beton Kali Ciater dibangun dengan ketinggian 4,2 meter dan panjang 2.100 meter. Nantinya air akan mengalir hingga Kali Angke.
Kemudian, agar dapat dilewati debit air lebih besar maka lebar turap pun diperbesar hingga empat meter sehingga tak ada sumbatan saat ada aliran besar.
“Semoga ini jadi solusi dalam upaya penanganan banjir,” katanya.
Menurutnya, penanganan banjir di Tangerang Selatan dalam beberapa tahun terakhir ini bisa tertangani dengan baik. Dia meyakini dengan pembangunan prasarana penanganan banjir ini nantinya akan berdampak terhadap pengurangan titik banjir di Tangerang Selatan.
“Kita bisa menangani banjir dalam dua tahun terakhir. Di Maharta sudah surut dan tidak ada banjir, tadinya kan langganan banjir, sekarang sudah tertangani. Lalu, Puri Bintaro Indah, ini jadi bukti kita dalam penanganan banjir dan kita sempurnakan titik banjir dengan membuat drainase dan turap,” katanya.
Robby pun berharap seluruh lapisan masyarakat dapat terus mendukung revitalisasi sungai dan pembangunan turap ini dan dapat menjaga lingkungan agar dijauhkan dari banjir.
“Kita sudah ada tujuh lokasi turap, jadi saya minta seluruh masyarakat harap terus mendukung pembangunan ini, dan mari bersama kita jaga dan rawat lingkungan tetap bersih dan asri,” kata dia.
Ketua RW 016 Perumahan Laverde, M. Soleh Akib mengapresiasi langkah Pemkot Tangsel melalui Dinas SDABMBK yang merealisasikan usulan mengenai pelebaran dan pembangunan turap.
Menurut dia, pada Januari 2020 banjir mencapai ketinggian 1,6 meter di Laverde. Sehingga Serpong Park dan Graha Mas benar-benar tenggelam. Kemudian 2021 ada banjir tapi tidak sebesar tahun sebelumnya.
“Kami bersyukur dan berterima kasih usulan itu kemudian direalisasikan. Hal itu menjadi penting, agar peristiwa banjir tidak kembali terjadi,” terangnya.
Sebagaimana diketahui, DSDABMBK Tangsel telah mengerjakan 18 titik proyek penanggulangan banjir. Lokasi tersebar di sejumlah wilayah yakni ;
1. Pembangunan Long Storage Perumahan Ciater Permai, Serpong
2. Pembangunan Tandon Bukit Nusa Indah, Ciputat
3. Pembangunan Kolam Retensi SMP 24 Tangerang Selatan
4. Pembangunan Tandon Kelurahan Sawah Lama Kecamatan Ciputat
5. Pembangunan Turap Kali Ciputat Segmen Perumahan Taman Mangu
6. Penanganan Kali Cantiga Segmen Jurang Mangu Permai
7. Pembangunan Turap Kali dan Peninggian Turap Eksisting Kali Serua Hilir
8. Pembangunan Sodetan Perumahan Pondok Jagung Menuju Pembuangan
9. Pembangunan Sarpras Kawasan Tandon Lengkong Wetan (Lanjutan)
10. Pembangunan Turap Kali Ciater Hilir – Segmen Laverde
11. Pembangunan Turap Kali Ciater Hilir – Segmen Serpong Park (Bantuan Keuangan DKI TA. 2022
12 . Pembangunan Kolam Retensi Perumahan Puri Sentosa
13. Pembangunan Turap Kali Serua Perumahan Villa Bintaro Regency
14. Pembangunan Tandon Jl.SMK RT 02, RW 04, Kecamatan Pondok Aren
15. Pembangunan Turap Kali Cibenda Segmen Bukit Nusa Indah – Roswood – Pamulang Asri – Puri Bintaro Indah
16. Pembangunan Tandon Kelurahan Babakan
17. Penanganan Banjir Kali Kedaung Pamulang
18. Pembangunan Sodetan Kali Engram Gintung Segmen Purnawarman Menuju Pembuangan.







Leave a Reply