
Ketapang, (beritairn.com) – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, S.H., membuka Musyawarah Daerah (Musda) Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Kabupaten Ketapang Tahun 2026, di Aula Masjid Agung Al-Ikhlas Kabupaten Ketapang.
Acara dihadiri jajaran pengurus MABM Kabupaten Ketapang,Provinsi Kalimantan Barat, para tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, sesepuh Melayu, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah,para ketua dan pengurus Dewan Pimpinan Kecamatan Majelis Adat Budaya Melayu(MABM).
Wakil Bupati Jamhuri Amir,SH membacakan sambutan Bupati Ketapang,Musda satu momen penting dari organisasi untuk melakukan evaluasi, menyusun program kerja, memperkuat konsolidasi,juga menentukan arah kepemimpinan dan kebijakan organisasi serta Pemerintah Kabupaten Ketapang memberikan penghargaan setinggi tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini,sebab Musda MABM tidak hanya agenda rutin organisasi,tetapi jadi ruang untuk memperkuat kebersamaan, menyatukan gagasan,dan merumuskan langkah nyata dalam menjaga serta mengembangkan adat dan budaya Melayu di Kabupaten Ketapang.
Lanjutnya, Kabupaten Ketapang memiliki kekayaan adat, budaya, dan tradisi yang menjadi bagian penting dari identitas masyarakat. Budaya Melayu sebagai salah satu kekayaan budaya daerah memiliki nilai-nilai luhur yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya,Budaya Melayu tidak hanya tercermin melalui bahasa, kesenian,adat istiadat,dan tradisi,tetapi juga melalui nilai-nilai kehidupan seperti sopan santun, etika,tata krama, gotong royong, persaudaraan, serta semangat musyawarah,mufakat untuk kekeluargaan apalagi ditengah pesatnya perkembangan zaman dan kemajuan teknologi maka pelestarian budaya menjadi tanggung jawab bersama.
Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Ketapang menyadari bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi adat dan budaya, apalagi Kabupaten Ketapang merupakan rumah besar bersama bagi masyarakat yang memiliki beragam suku, agama,ras dan budaya,oleh karena itu, nilai-nilai luhur budaya Melayu yang selalu mengedepankan toleransi,saling menghormati, persaudaraan,dan kebersamaan yang dapat terus menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Pemerintah Kabupaten Ketapang berharap lahir kepengurusan tahun 2026-2031 yang amanah, menjaga marwah, solid,dan mampu membawa organisasi semakin maju,merangkul semua elemen masyarakat serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat pada umumnya, Pungkasnya.(Red)






Leave a Reply