Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Pemerintah Kota Tangsel klaim sudah membangun sebanyak 205 rumah warga yang tidak mampu melalui program bedah rumah. Rencananya program ini akan terus berlanjut di tahun yang akan datang.

Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menjelaskan jika bedah rumah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Terutama bagi mereka yang tidak mampu. Benyamin amat menyadari, ada sebagian rejeki yang harus diberikan kepada masyarakat melalui pemerintah.

“Program ini akan terus berlanjut  tahun depan akan dibangun lagi 305 rumah untuk warga Tangsel yang memiliki rumah tidak layak di Tangsel,” ujar Benyamin.

Dia menambahkan jumlah di tahun depan bisa jadi akan bertambah jika pemkot berkolaborasi dengan pihak lain. Sehingga ini menjadi tugas Disperkimta untuk memastikan bahwa harus ada kolaborasi dengan pihak lain untuk mempercepat program kesejahteraan masyarakat.

Sementara PLt Disperkimta Teddy Meiyadi juga memastikan bahwa jumlah rumah yang akan dibedah di tahun 2020 mendatang akan lebih banyak dibandingkan dengan tahun ini. Sehingga dia berharap ada koordinasi dengan pihak kecamatan dan keluraha untuk memberikan informasi terkait dengan program ini.

“Tahun depan akan lebih banyak lagi rumah yang akan kita bedah. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat adalah prioritas pemerintah. Tinggal perlu adanya dukungan dari masyarakat, dan dari pihak lainnya,” ujar dia sambil mengatakan tahun 2020 Pemkot anggarkan Rp 21 Miliar.

Sementara, salah satu warga yang menerima fasilitas ini, Asdih, warga Parigi Baru, RT 03/05 Pondok Aren, berterimakasih kepada pemerintah. Karena sudah memeprbaiki rumah yang dia tinggali bersama keluarganya. Dia berharap nantinya, program ini juga akan sampai kepada orang yang tepat yang sama membutuhkan seperti dirinya.