Ketapang, (beritairn.com) – Wakil Bupati Ketapang, Jamhuri Amir, SH,wakil Bupati Ketapang Kalimantan Barat menerima,menyambut baik silaturahmi pengurus Yayasan As-Shiddiq sekaligus menyaksikan kegiatan TPQ As-Shiddiq Kalinilam Bertilawah bersama santri binaannya di rumah dinas Wakil Bupati Ketapang,jalan Brigjen Katamso.

Dalam silaturahmi Pendiri Yayasan As-Shiddiq sekaligus Pengasuh TPQ As-Shiddiq, Ust. Maryansah, S.Pd.I., menjelaskan bahwa program TPQ As-Shiddiq Kalinilam Bertilawah telah berjalan selama lima tahunan,Program ini secara khusus fokus pada pelatihan seni membaca Al-Qur’an,terutama bagi anak-anak yang belum memiliki kemampuan membaca Al-Qur’an dengan lagu tilawah hingga akhirnya mampu mengembangkan bakatnya.

Pembinaan ini dipraktikkan oleh Qoriah Ketapang Ustadzah Trisnawati, S.Pd., yang secara konsisten mendampingi para santri dalam mengembangkan kemampuan seni membaca Al-Qur’an.

Lanjut Maryansah, perhatian khusus terhadap pembinaan tilawah menjadi salah satu konsentrasi Yayasan As-Shiddiq,Bahkan dalam setiap penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ),yayasan selalu mengutus sejumlah santri untuk mengikuti berbagai cabang lomba.

Kedepannya kegiatan Kalinilam Bertilawah semakin ditingkatkan, mendapat perhatian dari berbagai pihak, serta mendapat pengakuan sebagai salah satu bentuk pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Ketapang, pungkasnya.

Sementara itu,Jamhuri Amir, SH,Wakil Bupati memberikan penghargaan setinggu tingginya atas konsistensi Yayasan As-Shiddiq membina anak-anak melalui seni membaca Al-Qur’an.

Lanjutnya agar jangan berhenti sampai di sini, Kegiatan seperti ini harus terus berlanjut. Anak-anak harus terus belajar dan berlatih agar kemampuan tilawahnya semakin baik.

Bang Jam begins sapaan akrab wakil bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan melalui bantuan hibah kepada lembaga keagamaan melalui pemberian hibah dengan ketentuan dan peraturan atau mekanisme bantuan pemerintah.

Lebih lanjut Wakil Bupati berharap anak-anak yang memiliki bakat dalam seni baca Al-Qur’an dapat terus dibina agar mampu tampil dan berkompetisi dalam ajang MTQ, baik di tingkat kabupaten maupun pada jenjang yang lebih tinggi.

“Untuk mada Kedepannya bisa memanfaatkan kader-kader lokal yang memiliki kemampuan dan kualitas,Jadi kita tidak perlu lagi mengambil peserta dari luar daerah untuk mewakili Ketapang dalam ajang MTQ,maka Potensi anak-anak daerah harus kita persiapkan sejak sedini mungkin,”harapnya.(Red)