28.8 C
jakarta
Friday, April 17, 2026
Home Blog Page 1887

KPK Periksa Dua Hakim PN Tangerang, Kasus Dugaan Suap

0

Jakarta, (beritairn.com) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang hakim pada Pengadilan Negeri Klas 1A Khusus Tangerang, Jumat (27/4).

Dua orang hakim yang diperiksa, yaitu Hasanuddin dan Yuferry F Rangka. Hasanuddin akan diperiksa untuk tersangka advokat HM Saipudin.

“Yang bersangkutan (Hasanuddin) akan diperiksa sebagai saksi untuk HMS (HM Saipudin),” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah .

Sementara itu, Yuferry F Rangka akan diperiksa untuk tersangka Hakim pada Pengadilan Negeri Tangerang Wahyu Widya Nur Fitri.

Sebelumnya, KPK menetapkan empat orang tersangka dalam kasus ini.

Selain Hakim PN Tangerang Wahyu Widya Nurfitri dan panitera pengganti PN Tangerang Tuti Atika, dua tersangka lainnya, yakni advokat Agus Wiratno dan HM Saipudin.

Dua advokat itu diduga menyuap Wahyu dan Tuti senilai total Rp 30 juta, terkait pengurusan perkara perdata wanprestasi yang disidangkan di PN Tangerang.

Suap tersebut agar hakim mengubah putusan vonisnya agar memenangkan perkara yang ditangani Agus dan Saipudin.

Dua advokat itu diduga menyuap Wahyu dan Tuti senilai total Rp 30 juta, terkait pengurusan perkara perdata wanprestasi yang disidangkan di PN Tangerang.

Suap tersebut agar hakim mengubah putusan vonisnya agar memenangkan perkara yang ditangani Agus dan Saipudin.

UNBK Seluruh Sekolah Menengah Pertama Tetap Di Pantau Dindikbud Kota Tangsel

0

Tangerang Selatan – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangerang Selatan (Tangsel) memantau jalannya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang dilaksanakan di seluruh Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tangsel.

Kepala Dindikbud Tangsel, Taryono pada hari pertama memantau 3 sekolah, yakni SMP Negeri 3 Tangsel, SMP Negeri 10 Tangseldan SMP Negeri 2 Tangsel. Seluruh sekolah selama empat hari terhitung 23-26 April 2018 mengikutites UNBK.

“Dalam satu hari terbagi tiga sesi mulai pagi hingga siang bergantian antara siswa. Setiap harinya para siswa mengerjakan soal satu pelajaran, pertama Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggrisdan IPA,” ungkapnya.

Meskipun awalnya sempat mengalami gangguan selama kurang lebih satu jam karena gangguan pada jaringan namum UNBK dapat berjalan dengan baik.

“Saya harap seluruh pengawas, tim IT dan guru bisa menenangkan murid jika ada ganggungan. Karena gangguan ini dirasakan seluruh siswa yang ada di Indonesia. Tak hanya di Tangsel saja,” kata Kepala Dindikbud Kota Tangsel Taryono.

Menurutnya UNBK seharusnya dimulai pukul 7.30. Namun dikarenakan jaringan yang tidak terkoneksi, soal baru bisa diakses pukul 8.45. Sehingga siswa diberi kompensasi mengerjakan soal berupa perpanjangan waktu.

“Saya harap hal seperti ini tidak perlu terjadi lagi. Ini kan terkendala sistem, tapi saya juga tetap berkomunikasi dengan wilayah lain. Mereka juga merasakan hal yang sama,” kata dia.

Di tempat yang sama Anggota Komisi II DPRD Kota Tangsel Lintang mengatakan selain dari pada koneksi yang berasal dari pusat tidak ada kendala lain yang patut dikoreksi. Hanya saja saat ini tim panitia diharapkan bisa menenangkan kepanikan murid.

“Iya bagaimana pun bisa saja mereka panik. Jadi para guru dan tim pengawas bisa meredakan kepanikan dan menangkan murid yang khawatir,” kata dia.

Anggota DPRD pun akan terus memastikan keberlangsungan UNBK di Kota Tangsel. Agar siswa bisa melaksanakannya dengan baik. “Insya Allah besok masih kita lakukan pengawasan,” ujarnya.

Gudang Miras Digerebek Dari Rumah Di Cibodas, Ribuan Miras Diamankan

0

Tangerang Kota, (beritairn.com) – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang menggelar razia besar-besaran minuman keras (miras). Alhasil, petugas mengamankan ribuan botol miras dari sebuah toko kelontong di Kecamatan Cibodas dan Karawaci.

Kasatpol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana mengatakan, target operasi kali ini adalah di wilayah Kecamatan Cibodas dan Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang.

Puluhan personil gabungan pun diterjunkan dalam operasi besar-besaran ini. Petugas berhasil menggeledah sebuah rumah yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan ribuan miras dan warung kelontong.

“Dari rumah itu kami dapati 1.164 botol minuman beralkohol dari berbagai merk. Dan 36 botol minuman beralkohol dari warung kelontong,” ujar Mumung, Kamis (26/4).

Mumung menuturkan, operasi tersebut merupakan salah satu penegakan peraturan daerah No 7/2005 tentang pelarangan pengedaran dan penjualan minuman beralkohol di Kota Tangerang.

“Jadi seluruhnya didapati 1.200 botol minuman beralkohol,” kata Mumung

Ribuan miras yang didapatkan itu juga dibawa ke Kantor Satpol PP Kota Tangerang untuk dimusnahkan.

“Ya nanti kami musnahkan,” ungkap Mumung.

Gelar Kesiapan Operasi Patuh Jaya 2018, Polda Metro Apel Pasukan

0

Jakarta, (beritairn.com) – Polda Metro Jaya mulai Operasi Patuh Jaya 2018 dengan lakukan apel kesiapan. Personil dari Kepolisian, Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dan Kodam Jaya.
Mayoritas peserta apel berasal dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya. Kendaraan operasional Ditlantas pun dipamerkan di lokasi apel, di Lapangan Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (26/4).

Apel ini dipimpin oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Purwadi. Dia menyematkan pita kepada perwakilan dari polisi, TNI, dan Dishub sebagai tanda dimulainya operasi.

Purwadi membacakan amanat dari Kakorpantas Pori Irjen Royke Lumowa. Operasi ini merupakan operasi untuk meningkatkan keselamatan pengguna kendaraan.

“Keselamatan adalah hal yang utama dalam berlalu lintas. Lalu lintas adalah cermin dari budaya bangsa,” kata Purwadi, kepada peserta upacara.

Purwadi pun menjelaskan data penindakan pada Operasi Patuh tahun 2017. Di sana, ada kenaikan pelanggaran pengendara.

“Pelanggaran Operasi Patuh 2017, ada 841.224. Ini meningkat 12 persen dari 2016. Dominasi pelanggaran adalah kelengkapan surat, seat belt, dan rambu lalu lintas atau marka jalan,” ucap Purwadi.

Sertijab Kepala Dinas Sosial Dilaksanakan Di Halaman Kantor Dinas

0

Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Dinas Sosial Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menggelar Serah Terima Jabatan Kepala Dinas Sosial, dari yang sebelumnya dijabat oleh Teddy Meiyadi sekarang Kepala Dinas Sosial dijabat oleh Wahyunoto, mantan sekretaria Bapenda Tangsel.

Serah terima jabatan ini dilaksanakan di Halaman Kantor Dinas Sosial, Serpong, Tangsel yang dihadiri seluruh staff Dinas Sosial Kota Tangsel.

Menurut Teddy Meiyadi yang menjabat sebagai Plt. Dinas Sosial sejak 1 November 2017 hingga 25 April 2018 ini, dirinya memperhatikan arahan Walikota bahwa setelah ada pelantikan maka segera dilakukan serah terima jabatan, agar kegiatan dan time table bisa tetap berjalan.

Program penting di Dinas Sosial itu ada 3, yaitu kemiskinan, PMKS, dan Potensi Kesejahteraan Sosial. Semua harus di data by name by adress menggunakan Basis Data Terpadu (BDT), dari data tersebut kita bisa menyusun program apa saja yang akan dilaksanakan,” kata Teddy.

Teddy mengatakan bahwa dirinya selama menjabat di Dinas Sosial fokus dan konsentrasi pada data. Data kemiskinan sudahselesai dan divalidasi sampai 2017. Terdapat rumah tangga miskin sejumlah 19.997 yang terkualifikasi dari yang di survey 22.000.

“Saya menaruh harapan besar kepada Kepala Dinas baru. Apalagi Pak Wahyunoto pernah bertugas di Dinsosnakertrans, sehingga beliau secara umum dan teknis sudah mengetahui dan bisa melakukan kebijakan sebagai pengguna anggaran. Saya sarankan untuk menggunakan fungsi manajemen dan kontroling sebagai Kepala Dinas,” terangnya.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Tangsel, Wahyunoto berterimakasih dan mengapresiasi tugas dan tanggung jawab yang sudah dilaksanakan oleh Plt. Kepala Dinsos yang sekaligus menjadi Asda 3 Tangsel, Teddy Meiyadi.

“Ternyata dalam jangka waktu 6 bulan sudah mengeluarkan output yang sangat signifikan berupa data by name by address. Ini akan menjadi sangat penting dengan data yang akurat,” jelasnya.

Menurutnya, perencanaan tentu akan lebih matang dan baik lagi karena menggunakan data yang akurat. Apalagi menyangkut penyandang masalah sosial kemiskinan.

Meskipun angka kemiskinan Tangsel masih terendah di Banten, tapi harus tetap dikentaskan dan diselesaikan terutama berbasis data by name by address.

“Saya akan meneruskan program yang direncanakan sesuai dengan visimisi Walikota dan akan terus berinovasi melaksankan perubahan-perubahan dalam rangka Kota Tangsel yang modern, cerdas dan religus,” tutupnya.

Operasi Patuh Jaya 2018

0

Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tangerang Selatan akan menggelar Operasi Patuh Jaya 2018 yang mulai dilaksanakan besok 26 April hingga 9 Mei 2018 mendatang.

Operasi yang dilakukan selama dua minggu tersebut merupakan bagian dari persiapan memasuki bulan Ramadhan dan arus mudik lebaran 2018 di wilayah hukum Polres Tangsel.

Dengan target operasi tersebut yakni penindakan terhadap kendaraan yang melawan arus, angkutan umum yang naik/turunkan penumpang tidak pada tempatnya, tidak menggunakan helm standar SNI dan pelanggaran rambu lalu lintas lainnya.

“Operasi ini digelar dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di bidang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas,” terang Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin, Rabu (25/4).

Operasi yang akan menyasar jalan-jalan utama di wilayah Tangsel ini pun akan melibatkan sekitar 100 personel Satlantas dari Polres dan Polsek yang ada.

“Kita akan lebih mengedepankan penegakan hukum dalam operasi ini (penilangan),” kata Lalu.

Masyarakat pun dihimbau dapat melengkapi surat-surat kendaraan bermotornya dan kelengkapan berkendara lainnya, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada.

89 Siswa SMAN 2 Kota tangsel Tembus Masuk Perguruan Tinggi Negeri Tanpa Seleksi

0

Tangerang Selatan, (beritairn.com) – sebanyak 89 orang siswa SMAN 2 Kota Tangerang Selatan tahun ajaran 2017/2018 tercatat berhasil lolos masuk dan diterima diperguruan tinggi negeri (PTN) tanpa harus mengikuti ujian saringan masuk.
Sebanyak 50 orang siswa diterima melalui jalur undangan SNMPTN, Adapun Universitas Indonesia merupakan PTN terbanyak yang menerima siswa berprestasi melalui jalur penerimaan tanpa seleksi sebanyak 64 orang siswa dan 2 orang siswa melalui jalur olimpiade.
Institut Teknologi Bandung (ITB) adalah PTN kedua yang menerima siswa terbanyak, yaitu 10 orang, Sebanyak 4 orang siswa lainnya diterima di Universita Brawijaya (UNIBRAW).
Di Universitas Padjajaran (UNPAD) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) masing-masing dua orang siswa. Selebihnya adalah di Universitas Negeri Jakarta, Universitas Lampung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Sebelas Maret dan Universitas Airlangga masing-masing satu orang.

Puluhan siswa lainnya akhirnya berhasil mengikuti teman-teman lainnya yang berhasil lolos melalui jalur SNMPTN. 11 orang siswa berhasil masuk jalur Sounting Talent dan 27 orang siswa masuk melalui jalur PPKB yaitu jalur Prestasi dan Pemerataan Kesempatan Belajar Universitas Indonesia atau disebut dengan PPKB UI adalah jalur penerimaan mahasiswa baru yang seleksinya berdasarkan pencapaian prestasi akademis oleh siswa selama menempuh pendidikan disekolahnya (SMA/SMK/MA).

Satu lagi berhasil masuk melalui jalur International Undergraduate Program yaitu jalur untuk masuk di jurusan-jurusan kelas internasional.

Dikutip dari web https://sman2tangsel.sch.id/web/index.php/prestasi/prestasi-siswa/466-50-orang-siswa-tembus-ptn-melalui-jalur-snmptn-2018-dan-olimpaide, Adapun jumlah dan nama siswa yang berhasil masuk PTN dari tahun 2018 sebagai berikut :

No.
Nama Siswa
PTN

1
Adira Diva Rahima
Institut Pertanian Bogor

2
Roro Iyaka Nuraliyu
Institut Pertanian Bogor

3
Adiva Gantari Kayana
Institut Teknologi Bandung

4
Amira Aminatuzzahra
Institut Teknologi Bandung

5
Ardaffa Randra Irhami
Institut Teknologi Bandung

6
Dhafira Ramadhani
Institut Teknologi Bandung

7
Farah Salsabilla
Institut Teknologi Bandung

8
Johannes Samuel
Institut Teknologi Bandung

9
Mochammad Rassyaa Kaifa Kornel
Institut Teknologi Bandung

10
Muhammad Athhar F. Ramdhani
Institut Teknologi Bandung

11
Nabil Falih Khairullah
Institut Teknologi Bandung

12
Tamimmah Disma Lestari
Institut Teknologi Bandung

13
Algifary Akbar
Institut Tekn.I Sepuluh Nopember

14
Bella Salsabila
Universitas Airlangga

15
Calista Felicia Ghaydaqila
Universitas Brawijaya

16
Muhammad N. Khalifardi Kurniawan
Universitas Brawijaya

17
Nadia Lathifah Abidin
Universitas Brawijaya

18
Shavira Ardelya
Universitas Brawijaya

19
Ryandana Rafif
Universitas Gajah Mada

20
Adam Abdullah Adiwijaya
Universitas Indonesia

21
Anastasia Rembulan Kinasih
Universitas Indonesia

22
Anggardha Anindito
Universitas Indonesia

23
Cadek Chandrika Cynthia Putri Utari
Universitas Indonesia

24
Fatimah Fara Syahbani
Universitas Indonesia

25
Fenti Ayu Setyaningrum
Universitas Indonesia

26
Hanifa Noor Aziza
Universitas Indonesia

27
Hanrichie
Universitas Indonesia

28
Kathy Salsabila
Universitas Indonesia

29
Kezya Fairusi Ghifarinisa
Universitas Indonesia

30
Khansa Marsa Dhiakarimah
Universitas Indonesia

31
Morly Holaw
Universitas Indonesia

32
Muhammad Ariel Zhafran
Universitas Indonesia

33
Nabila Salsabilia
Universitas Indonesia

34
Naifah Uzlah Istya Putri
Universitas Indonesia

35
Namira Hasna Latifah
Universitas Indonesia

36
Pramudito Anggraito
Universitas Indonesia

37
Raina Rehan
Universitas Indonesia

38
Ramadhan Putra Kurnida
Universitas Indonesia

39
Riana Hasna Muthiah
Universitas Indonesia

40
Risda Maulida Afifah
Universitas Indonesia

41
Sania Zahrani
Universitas Indonesia

42
Stanislaus Demokrasi Sandyawan
Universitas Indonesia

43
Syifa Syauqiyah
Universitas Indonesia

44
Christoffer Hosea Situmorang
Universitas Indonesia

45
Maurizky Febriansyah
Universitas Indonesia

46
Abrar Shidqy Imza
Universitas Indonesia

47
Amadeus Dexter Wibisono
Universitas Indonesia

48
Ardaffa Kemal Rasha
Universitas Indonesia

49
Arisa Hanifah
Universitas Indonesia

50
Glenaldo Achmad Zhafran Evito
Universitas Indonesia

51
Josua Philips Loong Sitompul
Universitas Indonesia

52
Mahira Ashfi Zahida
Universitas Indonesia

53
Muhammad Fauzan Fachreza
Universitas Indonesia

54
Rafi Bagja Wirawan
Universitas Indonesia

55
Rafid Fawwaz Fadhal
Universitas Indonesia

56
Zahra Putri Mardhika
Universitas Indonesia

57
Alex Van’s Dikky
Universitas Indonesia

58
Aulia Azzahra
Universitas Indonesia

59
Fatimah Amira
Universitas Indonesia

60
Hanira Medina Harsono
Universitas Indonesia

61
Qanitha Mayra Salsabila
Universitas Indonesia

62
Raniya Rizqi Farhani
Universitas Indonesia

63
Retno Rahmadian Istami
Universitas Indonesia

64
Rian Nur Aulia
Universitas Indonesia

65
Shalsabilla Azisah Irawan
Universitas Indonesia

66
Wahyu Fazriansyah
Universitas Indonesia

67
Amelia Utami Putri
Universitas Indonesia

68
Aqilla Sekar Ningrum Prastyo
Universitas Indonesia

69
Atikah Yunda Setyowati
Universitas Indonesia

70
Aurel Hewy Sabita
Universitas Indonesia

71
Azza Zahra Rafiqah
Universitas Indonesia

72
Faustina Anjani Dewanto
Universitas Indonesia

73
Muhammad Fath Alwi Siregar
Universitas Indonesia

74
Naura Azka Hanifa
Universitas Indonesia

75
Oktinsyah Zeriyat Ahda
Universitas Indonesia

76
Raisa Chairani
Universitas Indonesia

77
Reza Kinanty
Universitas Indonesia

78
Sangkala Wira Ghiffari
Universitas Indonesia

79
Sekar Ayu Mawaddah
Universitas Indonesia

80
Shafira Dika Rana Putri
Universitas Indonesia

81
Syaza Amanina Salma Nasution
Universitas Indonesia

82
Virsya Pramesti Salsabila
Universitas Indonesia

83
Yusuf Faiza Habibullah
Universitas Indonesia

84
Rania Keyza Tsabita
Unive. Islam Negeri Jakarta

85
Raihan Syifa Maharani
Universitas Lampung

86
Salsabila Fitri Rohayanti
Universitas Negeri Jakarta

87
Elvira Herlinda Kirtyandari
Universitas Padjadjaran

88
Sahda Tanisha Ratnadwita Wibowo
Universitas Padjadjaran

89
Octario Fernanda
Universitas Sebelas Maret

Setya Novanto Divonis 15 Tahun Penjara Kasus E-KTP

0

Jakarta, (beritairn.com) – Majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi menjatuhkan vonis 15 tahun penjara kepada Setya Novanto dalam kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). Majelis hakim menilai Setya terbukti melakukan korupsi proyek e-KTP tahun anggaran 2011-2013.

“Menyatakan terdakwa Setya Novanto telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan korupsi yang dilakukan bersama-sama,” ujar hakim Yanto saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Selasa, (24/4/2018).

Selain dijatuhi hukuman 15 tahun penjara, Setya diharuskan membayar denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Menurut hakim, hal yang memberatkan hukuman adalah Setya melakukan tindakan yang bertentangan dengan program pemerintah, yakni memberantas korupsi. Hakim mengatakan korupsi adalah tindak kejahatan luar biasa.

Hal yang meringankan, menurut hakim, Setya berlaku sopan selama persidangan. Selain itu, Setya belum pernah mendapat hukuman.

Vonis hakim ini lebih ringan daripada tuntutan jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi. Jaksa sebelumnya menuntut Setya dijatuhi hukuman 16 tahun penjara, ditambah denda Rp 1 miliar subsider 6 bulan kurungan.

Dalam pertimbangannya, hakim mengatakan Setya Novanto menerima imbalan proyek e-KTP sebesar US$ 7,3 juta. Hakim juga menyebut Setya menerima satu jam tangan merek Richard Mille seharga US$ 135 ribu.

Hakim mengatakan Setya Novanto melanggar Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Permohoan Pembuatan SIM di Satlantas Polres Ketapang Ramai

0

Ketapang, (beritairn.com) – Permohonan pembuatan surat izin mengemudi (SIM) C yang diajukan para pelajar yang sudah lulus Sekolah ( SMA) dan juga warga di Satuan Polisi Lalu Lintas ( Satlantas) Polres Ketapang tampak ramai.

Seperti Selasa ( 24/4) terlihat para pelajar yang sudah lulus sekolah Menengah Atas ( SMA) dan ingin melanjutkan kuliah di Perguruan Tinggi dan warga terlihat megikuti ujian tes teori dan praktek untuk mendapatkan SIM C.

Brigadir Wirward Fredy selaku penguji praktek permohonan pembutan SIM C mengatakan, rata-rata yang mengajukan permohonan SIM hari ini ( Selasa red) dari para pelajar yang sudah lulus Sekolah Menengah Atas ( SMA) dan sudah cukup umur untuk memiliki SIM C.

” Sebelum melakukan tes praktik para pemohon harus lolos administrasi dan tes teori dulu. Dan sebelum praktik mereka kita berikan pengarahan bagaimana berkendaraan yang baik dan benar,” jelasnya Selasa ( 24/4).

Ia menjelaskan, dalam ujian praktik SIM C, setidaknya ada beberpa tes dasar yang harus dilewati . Untuk menyelesaikan tes ini, biasanya menggunakan sepeda motor.

Menurutnya, jika keterampilan mengatur gas dan keseimbangan tubuh sempurna, pengendara bisa dengan mudah menguasai tes ini.

Pantauan dilapangan salah satu ujian praktik untuk mendapatkan SIM C tampak deretan balok telihat di tes keterampilan mengendarai sepeda motor yang harus diselesaikan para pemohon SIM. Jika pengendara tidak cakap mengatur ritme gas pada bukaan rendah dan tidak seimbang, kemungkinan besar akan gagal. Setiap balok yang berdiri di atas aspal juga sangat sensitif terhadap sentuhan.

” Ini salah satu ujian praktek untuk mendapatkan SIM C bagi pemohon dan ada lagi ujian-ujian praktik lainya,” jelasnya.

Aplikasi Seraton Tangsel Mempermudah Urusan Pertanahan

0

Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bekerjasama dengan Kantor Pertanaha Tangsel melaunching Sistem Administrasi Pertanahan Online (SERATON) Tahun 2018 di Gedung Balaikota Tangsel, Ciputat.
Walikota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengatakan masalah pertanahan merupakan salah satu sektor pembangunan yang memerlukan penanganan serius dan ekstra hati-hati dari Pemerintah. Kehati-hatian ini karena tanah merupakan kebutuhan yang sangat vital bagi masyarakat, khususnya masyarakat yang menggantungkan hidup pada tanah.

“Administrasi pertanahan mempunyai peranan penting yang perlu mendapatkan penanganan yang lebih serius dan sungguh-sungguh agar dapat mendukung terlaksananya tugas pemerintah dalam pemerataan pembangunan sejak perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan, sampai kepada pengendaliannya,” ungkapnya.

Ia berharap melalui aplikasi SERATON masalah pertanahan di Kota Tangsel akan lebih teratur, dan sistem ini diharapkan dapat mendukung upaya pemerintah Kota dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta melindungi masyarakat dari permasalahan pertanahan.

“Target saya sebesar 100 persen tanah di Tangsel paling lambat tahun 2019 semua bersertifikat. PTSL ini sangat baik dan inilah yang ditunggu oleh masyarakat, dimulai dari tahun 2016 pelaksanaan di Ciputat, saking tingginya masyarakat untuk memiliki sertifikat maka yang punya 1000 meter tanah, mereka telah mempecah-pecah tanahnya. Namun untuk sekarang mau berapapun luasnya, baik masyarakat miskin ataupun tidak bisa membuat sertifikat,” katanya.

Airin pun mengungkapkan masih banyaknya berkas yang belum diserahkan, maka sistem SERATON dibuat.

“Dengan sistem ini akan ketahuan, numpuknya dimana berkasnya, kesalahannya dimana. Masyarakat bisa datang langsung ke kelurahan menyerahkan dokumen, nanti petugas ini yang akan menginput data. Ada 3 petugas di Kelurahan yang akan menginput data masyarakat,” katanya.

Sementara Kepala Kantor Pertanahan Wilayah Banten, Yusuf Purnama menambahkan Tangsel menjadi kota percontohan wilayah lainnya, dan ini merupakan program prioritas. Untuk itu dengan adanya aplikasi ini sangat membantu kelancaran sensus pertanahan yang ada di Kota Tangsel.

“Ini merupakan program prioritas Presiden RI yakni PTSL. Sehingga dengan adanya seraton baik BPN dan Pemkot akan sangat dimudahkan. Dengan seraton saya optimis target pendataan tanah sebanyak 70 ribu bidang bisa segera terealisasi,” pungkasnya.