28.4 C
jakarta
Saturday, April 18, 2026
Home Blog Page 1885

Ini Tiga SMP di Tangsel Terapkan Sekolah Menyenangkan

0

Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Tiga SMP di Kota Tangerang Selatan, Banten, menerapkan sekolah menyenangkan yang terinspirasi dari Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM). Ketiganya adalah SMP N 7 Tangsel, SMP N 20 Tangsel, dan MTs N 5 Pagedangan Kabupaten Tangerang.

Seperti terlihat di SMP N 7 saat Republika berkesempatan menyambangi sekolah tersebut. Proses kegiatan belajar-mengajar berlangsung kreatif dengan susunan bangku yang tak konvensional, serta dinding kelas yang ramai akan karya siswa-siswi.

Menurut salah seorang guru, Frida, sejak menerapkan metode sekolah menyenangkan para murid menjadi lebih senang berada di sekolah. “Mereka menjadi lebih fresh dan bersemangat. Tanpa dipaksa mereka bisa menjadi pribadi yang penuh inisiatif,” katanya di sela-sela menerima kunjungan tim GSM dan CSR Pendidikan Sinar Mas Land kemarin.

Sementara bagi guru seperti dirinya, gerakan ini juga membuatnya menyadari bahwa sikap pesimistis terhadap perubahan merupakan sikap yang salah. Ia menjadi sadar bahwa perubahan terhadap pendidikan di sekolah bisa dimulai dari diri guru terlebih dahulu.

“Banyak perubahan yang harus saya benahi, termasuk dalam diri saya, dalam mindset saya,” kata Frida.

Pemandangan serupa juga terlihat saat Republika berkunjung ke SMP N 20 dan MTS N 5 dimana dinding-dinding kelas terlihat penuh karya berwarna-warni. Selain itu, juga terlihat wajah-wajah siswa yang gembira dan penuh antusiasme.

Wakil Kepala Sekolah SMP N 20, Syaiful, menuturkan sejak sekolahnya memperoleh pelatihan dari GSM akhir tahun lalu, ia berinisiatif melakukan survei terhadap siswa. Hasilnya, terdapat peningkatan dalam hal semangat beraktivitas di sekolah.

“Saat survei awal hanya sebanyak 45 persen siswa senang dengan sistem pembelajaran konvensional, namun baru-baru ini setelah menerapkan pembelajaran dengan tipe menyenangkan, 85 persen siswa menjadi senang bersekolah,” kata Syaiful.

Aplikasi SIMANJA DPU Tangsel Jadi Materi Peserta Diklat PIM Lubuk Lingau

0

Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (3/5/2018) pagi mendapat kunjungan peserta Benchmarking Diklat PIM III dan IV Pemerintah Kota Lubuk Lingau, di ruangan Rapat Dinas Pekerjaan Umum, Jalan Pahlawan Seribu No. 1, Kecamaatan Setu.

Sebanyak 20 Peserta dan satu pendamping dari Diklat Pemkot Lubuk Lingau mendapatkan informasi perihal ruang lingkup Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan dan Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Jalan dan Jembatan (SIMANJA).

Peserta Diklat diterima langsung oleh Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Aries Kurniawan, didampingi Kabid Drainase dan Pedestrian Rosi Yuliandi, Sub Bagian Umpeg Aep Saepudin dan Kasi Pengawasan Teknik Imanudin, sekaligus sebagai pemateri Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Jalan dan Jembatan (SIMANJA) Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan.

Dalam sambutannya Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan Aries Kurniawan mengapresiasi kunjungan peserta Diklat PIM III dan IV. Ia berharap, informasi yang disampaikan bisa bermanfaat bagi peserta Diklat PIM III dan IV.

Pimpinan rombongan, A Asril Asri mengapresiasi positif informasi yang disampaikan Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan. Ia berharap, seluruh informasi yang didapat dari kunjungan ini dapat diterapkan atau diimplementasikan dalam bentuk inovasi.

“Aplikasi yang digunakan oleh Dinas Pekerjaan Umum Kota Tangerang Selatan dalam melayani masyarakat ini sangat terbuka, informasinya hanya dalam genggaman handphone warga dapat mengakses secara update,” kata Asril yang juga Sekertaris Dinas PUPR Kota Lubuk Lingau.

Kunjungan yang berlangsung selama 2 jam ditutup dengan tukar menukar cendramata dan foto bersama para peserta.

Program PTSL Di Kelurahan Pamulang Barat Berjalan Optimis

0

Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) yang tengah digencarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) akan mampu mendorong pergerakan dan kemajuan ekonomi masyarakat. Sebab, sertifikat yang dimiliki oleh masyarakat bisa menjadi barang berharga yang bisa mereka agunkan kepada pihak bank dan lembaga keuangan.

“Manfaatnya untuk masyarakat mengikuti program ptsl dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang ada di wilayah kelurahan Pamulang Barat Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan. Sertifikat nantinya bisa digunakan untuk modal usaha, ” ujar Sukarta Wiputra Seksi Ekonomi Dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Pamulang Barat, Selasa (2/5).

“Berbagai upaya dilakukan bersama untuk menyelesaikan target empat ribu bidang tanah. Kami optimis mampu karena tak luput dari kerja keras tim, baik Rt, Rw, Masyarakat, Kelurahan dan BPN Kota Tangerang Selatan yang terus mendukung kami,” katanya.

Adapun Sukarta mengatakan harapannya,” Dari empat ribu bidang tanah yang masuk program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Pamulang Barat, saat ini sudah masuk dua ribu bidang tanah dan kami tetap selalu optimis akan mampu mencapai empat ribu bidang tanah, sesuai yang masuk Program Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL) di Wilayah Kelurahan Pamulang Barat Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan, ” tegas Sukarta Wiputra.

Mendikbud akan Kuatkan Pendidikan dan Kebudayaan

0

Jakarta, (beritairn.com) – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018, di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (2/5).

Mendikbud Muhadjir Effendy berlaku sebagai pembina upacara. Ia tampil dengan menggunakan baju adat Minangkabau. Seluruh peserta yang merupakan pegawai Kemendikbud juga menggunakan baju adat dalam upacara tersebut.

Dalam peringatan Hardiknas kali ini, Muhadjir menyatakan Kemendikbud mengambil tema “Menguatkan Pendidikan, Memajukan Kebudayaan”. Tema ini, menurutnya, terilhami dari Ki Hadjar Dewantoro, bapak pendidikan nasional, yang memajukan pendidikan dan kebudayaan.

Selain itu, menurut Muhadjir, amanat menguatkan pendidikan dan kebudayaan tertuang dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003, BAB I, pasal 1 ayat 2, yang menyatakan pendidikan nasional adalah pendidikan yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, sedangkan kebudayaan nasional merupakan akar pendidikan nasional.

“Di sinilah terjadinya titik temu antara pendidikan dan kebudayaan. Jika kebudayaan nasional kita menghunjam kuat di dalam tanah tumpah darah Indonesia, akan subur dan kukuh pulalah bangunan pendidikan nasional Indonesia,” kata Muhadjir.

Di samping itu, kata Muhadjir, disahkannya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan telah mempertegas posisi kebudayaan nasional sebagai ruh, pemberi hidup, dan penyangga bangunan pendidikan nasional.

“Oleh sebab itu, kebudayaan yang maju adalah prasyarat yang harus dipenuhi jika ingin pendidikan nasional tumbuh subur, kukuh, dan menjulang,” kata Muhadjir.

Dalam kesempatan ini, Muhadjir menyatakan pentingnya penguatan pendidikan dan kebudayaan juga merupakan respons terhadap pembangunan infrastruktur yang dilakukan Presiden Jokowi. Karena, menurutnya, pembangunan infrastruktur harus dibarengi dengan penguatan Sumber Daya Manusia (SDM).

Muhadjir meminta kepada guru, orangtua dan masyarakat untuk menjadi tripusat penguatan pendidikan dan kebudayaan nasional. Sebab, menurutnya, peran ketiganya sangat penting dalam mendorong anak didik mewujudkan cita-cita pendidikan nasional.

“Guru, orang tua, dan masyarakat harus menjadi sumber kekuatan untuk memperbaiki kinerja dunia pendidikan dan kebudayaan dalam menumbuhkembangkan karakter dan literasi anak-anak Indonesia,” kata Muhadjir.

Upacara ini dimulai pukul 7.30 WIB dengan dihadiri seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemendikbud. Mereka melakukan pawai baju adat sebagai salah satu suguhan dalam rangkaian acara.

Harapan Zaki Soal Pendidikan di Kabupaten Tangerang

0

Tangerang Kabupaten, (beritairn.com) – Di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) banyak harapan dan tanggapan yang terlontar dari penduduk Indonesia, sama halnya yang terucap oleh Ahmad Zaki iskandar.

Pendidikan di Indonesia, khususnya di Kabupaten Tangerang, yang saat ini masih perlu dan terus ditingkatkan lagi dari segala aspeknya, agar terciptanya generasi bangsa yang nantinya bisa mengahrumkan nama bangsa.

Calon Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar membeberkan sebuah terobosan perogram, ia menyebutkan, terlebih dahulu ia akan melakukan penyempurnaan terhadap sarana pendidikannya.

“Penyempurnaan sarana dan prasarana pendidikan yang saya utamakan terlebih dahulu untuk bisa melahirkan generasi bangsa yang kelaknya bisa mengahrumkan nama bangsa, khususnya di Kabupaten Tangerangi,” kata Zaki, Rabu (2/5).

Zaki melanjutkan, pada pemerintahan yang ia gawangi sebelumayan, perogram sanitasi sekolah (Sanisek) merupakan salah satu program unggulan yang ia canangkan.

“Kerana dengan Sanisek akan menciptakan kesehatan dan kenyamanan bagi para pengajar dan pendidik di sekolah,” lanjut Zaki.

Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang ini pun lebih menjelaskan pemaparan konsep yang akan ia tuangkan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Tangerang ke depannya.

Tak hanya saran dan prasarana saja yang akan ia tingkatkan kelak, SDM dari para pengajar pun akan lebih ditingkatkan lagi.

“SDM tenaga pendidik sangat perlu ditingkatkan juga, agar tenaga pendidik bisa bertanggungjawab, kompeten, berbudaya dalam memberikan ilmu kepada sisanya dan agar terciptanya kesejahteraan pada para guru,” ungkapnya.

Zaki pun menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Tangerang, Sekolah kan lah anak-anak hingga setinggi mungkin, karena bangsa ini kelak para generasi lah yang akan membangunnya.

“Sekolah kan anak-anak kita setinggi mungkin, untuk menggapai cita-citanya dan mimpi generasi penerus yg produktif, berbudaya dan bermartabat dan yang lebih penting untuk membangun negeri yang tercinta ini,” imbau Zaki.

Memperingati Hardiknas, Deklarasi Damai Pelajar Kota Tangerang

0

Tangerang Kota, (beritairn.com) – Dinas Pendidikan Kota Tangerang menyelenggarakan kegiatan Deklarasi Damai Pelajar Kota Tangerang yang berlangsung di GOR Dimyati, Jalan A Dimyati, Tangerang, Rabu (2/5).

Mengusung tema stop tawuran, jauhkan narkoba dan hindari asusila tersebut dihadiri oleh Pejabat Sementara (PJs) Wali Kota Tangerang, ketua DPRD kota Tangerang, Kapolres Metro Tangerang kota, Komandan Kodim 0506, serta 3.000 perwakilan dari pelajar dari tingkat SMP dan SMA se-kota Tangerang.

Dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut, Pejabat Sementara (PJs) Walikota Tangerang M Yusuf, mengungkapkan kegiatan deklarasi damai pelajar ini merupakan langkah positif dari kalangan pendidikan untuk mengedukasi pelajar agar terhindar dari bahaya kenakalan remaja.

“Ini termasuk tahapan sosialisasi dan sudah kali kedua dilakukan deklarasi damai di kota Tangerang,” katanya.

Selain itu, dirinya menghmbau kepada pihak sekolah untuk dapat memberikan pengawasan kepada para murid selama berlangsungnya jam pelajaran serta dapat menjaga para murid agar tidak berada di luar sekolah selama jam pelajaran berlangsung untuk dapat menjauhkan pelajar dari hal-hal negatif.

“Dan kalau sudah waktunya pulang sekolah, sebisa mungkin dilakukan pemantauan agar siswanya langsung pulang dan tidak berkumpul yang bisa menimbulkan keresahan,” paparnya.

Walikota Tangsel Menyoroti Tiga Hal Penting Di Hardiknas

0

Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany menyoroti tiga hal penting di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh tiap tanggal 2 Mei ini.

Airin yang berbaju putih dan berjilbab ungu ketika ditemui di Kantor Wali Kota Tangsel di Jalan Raya Pamulang Dua, Serua, Ciputat ini mengatakan dirinya sebagai pemimpin di Tangsel senantiasa berupaya meningkatkan kualitas dan perbaikan pendidikan di wilayahnya.

“Pertama itu kita perhatikan sarana prasarananya. Bagaimana merevitalisasi sekolah SD dan SMP. Yang ke dua dengan peningkatan kurikulum muatan lokal dan juga kurikulum yang berbasis kebijakan nasional, seperti kurikulum 2013 dan seterusnya,” terang Airin.

Hal ketiga yang diungkapkannya yakni peningkatan kualitas dari guru itu sendiri. Menurutnya, anak-anak didik itu bisa berhasil, kurikulumnya baik, kalau guru-gurunya memiliki integritas, bisa menjadi contoh buat anak-anak muridnya.

Terkait peningkatan kesejahteraan guru, tahun ini Pemkot Tangsel telah menaikkan gaji guru honorer yang signifikan, dari semula Rp1.000.0000 menjadi Rp2.450.000 untuk guru honorer S1 dan Rp2.550.000 untuk guru honorer S2.

“Dan yang enggak kalah pentingnya kesejahteraan guru sudah mesti yabkewajiban bagi kita. Karena dengan guru sejahtera diharapkan mereka akan fokus melakukan prosea pembelajaran dan pengajaran,” paparnya.

Pemerintah Seutuhnya Mengutamakan Pekerja Lokal

0

Jakarta, (beritairn.com) – Hari buruh internasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei atau yang biasa disebut May Day.

Ratusan ribu pekerja khususnya di indonesia turun kejalan melakukan aksi demo guna menuntut hak buruh yang masih dianggap belum layak serta polemik salah satunya tentang pepres No. 20 Tahun 2018 Tentang Tenaga Kerja Asing.

Menurut Irma Suryani Chaniago Fraksi NasDem anggoya Komisi IX DPR RI mengatakan aturan Perpres tersebut hanya untuk TKA direksi dan pemegang saham, serta untuk TKA yang mempunyai skill khusus yang memang dibutuhkan pemerintah.

Sedangkan untuk TKA yang investasi China memang ada, tapi bukan buruh kasar dan jumlah nya tidak boleh lebih dari 20% dari total kebutuhan pekerja.

“TKA di Indonesia cuma 126.000 dari seluruh dunia sedangkan sebanyak 24 ribu itu berasal dari cina itu menurut data dari kementerian ketenaga kerjaan sedangkan sebanyak 3,4 juta TKI itu saat ini berada di malaysia saja. Tapi Kalau untuk buruh kasar tetap tidak diperbolehkan dan dilarang oleh Perpres itu sendiri.” Ungkapnya saat dikonfirmasi via WhatsApp senin (01/05).

Pemerintah seutuhnya tetap mengutamakan para pekerja lokal karena itu sudah tertuang dari isi pepres 20/2018 pasal 4. Sedangkan untuk pekerja asing yang tetap mencoba masuk secara ilegal dan dianggap telah melanggar aturan maka dengan tegas mereka harus diusir atau di deportasi. Tegasnya

“Dan saya juga berharap Sepanjang yang diperjuangkan untuk kesejahteraan buruh saya dukung, tapi kalo Sudah masuk dukung mendukung ! Itu nggak bener .. itu Sudah masuk area politik praktis namanya, jadi Jangan mau dijadikan alat politik dan jangan mau di politisasi.” Pungkasnya.

Peringatan Hari Buruh Internasional Polres Bogor Gelar Istighosah dan Dzikir Bersama

0

Kabupaten Bogor, (beritairn.com) – Memperingati May Day atau hari Buruh Internasional, Kabupaten Bogor melaksanakan kegiatan Istighosah dan melakukan Dzikir bersama KH. Muhammad Arifin Ilham yang dilangsungkan di Stadion Pakansari Cibinong, Selasa (1/5).
Kegiatan ini dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah di antaranya, Bupati Bogor, Sekda Kabupaten Bogor, Dandim 0621, Ketua MUI, Ketua DPRD serta Ketua Serikat Buruh Kabupaten Bogor dan diikuti 10.000 Jamaah. Sebagian besar merupakan jamaah Serikat Buruh dan warga sekitar.
Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky dalam sambutannya mengatakan, kita sudah sepakat dengan serikat buruh agar pada hari buruh ini kita harapkan sebagai suatu hari yang membahagiakan, kemudian sebagai refleksi, salah satunya kebetulan dengan momen mendekati bulan puasa yang tadi disampaikan juga hari ini bertepatan dengan Nisfu Syaban. Ini merupakan suatu momen yang baik untuk kita beristighfar, bertobat bersama sebelum kita mengajukan keinginan keinginan kita.
Doa bersama yang diawali dengan Istighosah ini, tentunya mudah mudahan merupakan salah satu jalan untuk mencapai kesejahteraan bagi buruh, dengan cara kita meminta kepada yang Maha menentukan, Allah SWT supaya diberikan yang terbaik kepada buruh apalagi momen ini menjelang bulan suci Ramadhan, terangnya.
Ada buruh yang berangkat ke Jakarta dari wilayah Kabupaten Bogor ini tercatat sekitar 480 buruh, kita awal perjalanan buruh dari Bogor ke Jakarta supaya nyaman aman, tutupnya.
Kegiatan Istighosah dan Dzikir Akbar diharapkan dapat memberikan keamanan dan kedamaian kepada Kabupaten Bogor serta doa-doa dari buruh untuk kesejahteraan di Kabupaten Bogor agar dikabulkan. Dalam kegiatan ini tidak sedikit jamaah yang hadir meneteskan air mata saat beristighfar memohon doa serta memohon ampun kepada Allah SWT.
Diakhir kegiatan forkopimda Kabupaten Bogor dan Polres Bogor memberikan hadiah atau door prize berupa 1 unit sepeda motor Matic dan 4 paket umroh serta 2500 souvenir atau bingkisan berupa sajadah, Al Quran, sarung dan baju koko serta paket sembako untuk buruh yang hadir.
Dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan pensiunan buruh. Serta penyerahan piala pertandingan sepak bola Kapolres Cup tahun 2018.

Begini Kata Moeldoko Mengenai Perpres Tenaga Kerja Asing

0

Jakarta, (beritairn.com) – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko kembali menegaskan tujuan penerbitan Peraturan Presiden Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA). Menurut dia, peraturan ini diterbitkan dengan semangat perlindungan tenaga kerja nasional.

Moeldoko menyebutkan pemerintah ingin menyeimbangkan antara kebutuhan investasi asing dan pembukaan kesempatan untuk tenaga kerja dalam negeri. “Masyarakat sebaiknya memahami secara utuh perpres ini. Jangan sepotong-potong. Spiritnya justru untuk melindungi tenaga kerja kita,” katanya.
Moeldoko menjelaskan, Perpres Nomor 20 Tahun 2018 mengatur penyederhanaan proses perizinan dan percepatan pelayanan dalam penggunaan tenaga kerja asing. Meski menyederhanakan perizinan, ia menegaskan terdapat persyaratan yang ditujukan untuk memprioritaskan penggunaan tenaga kerja Indonesia, kepastian alih teknologi, dan keahlian dari TKA ke tenaga kerja lokal.

Perpres Nomor 20 Tahun 2018, menurut Moeldoko, bahkan mempertegas berbagai sanksi atas penyalahgunaan tenaga kerja asing. Sebab, mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia itu berpendapat, dalam perpres yang lama tidak ada kejelasan sanksi atas pelanggaran itu.

Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan TKA menjadi polemik setelah diterbitkan pemerintah pada akhir Maret. Sebagian organisasi buruh menolak dengan kekhawatiran akan mengurangi ruang untuk tenaga kerja lokal. Bahkan, dua fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera, mulai menggulirkan wacana panitia khusus untuk menyelidiki tenaga kerja asing.

Ia pun mengakui keberadaan peraturan ini rentan menjadi alat politik untuk menyudutkan pemerintah. Namun Moeldoko menyatakan akan terus melakukan sosialisasi dan meluruskan informasi tentang perpres ini. “Sehingga tak perlu dibawa ke ranah pansus DPR dan uji materi Mahkamah Agung,” ujarnya.

Moeldoko berharap banyaknya proyek infrastruktur dapat segera selesai. Sebab, menurut dia, investasi dengan pendirian pabrik, industri, investasi di sektor jasa dapat terbuka dengan perpres mengenai tenaga kerja asing ini. “Tenaga kerja akan terserap lebih banyak. Para pekerja akan memiliki banyak pilihan untuk menjadi lebih sejahtera hidupnya,” ucapnya.