Dampingi Dekranasda Tangsel ke Bandung Barat, Pilar: Kolaborasi, Sinergi dan Belajar Pengembangan Potensi Kerajinan

0
155

Bandung Barat, (beritairn.com) – Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mendampingi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Tangerang Selatan melakukan kunjungan ke Dekranasda Kabupaten Bandung Barat.

Kunjungan ini dalam rangka studi tiru sekaligus kolaborasi, sinergi dan menjalin kerja sama terutama di bidang perekonomian dalam mengangkat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan pengembangan kriya di Tangerang Selatan.

“Kami ke sini untuk banyak belajar soal relasi dan berharap kita bisa menjalin kerja sama di bidang ekonomi, khususnya kriya-kriya yang bisa dipasarkan di kedua wilayah,” ucap Pilar saat kunjungan ke Bandung Barat.

Hal senada disampaikan Ketua Dekranasda Kota Tangerang Selatan, Rr Truetami Ajeng Pilar bahwa tujuan kunjungan kerja ini sebagai bentuk pembelajaran bagi Dekranasda Tangsel untuk bagaimana pengembangan produk-produk yang ada di wilayah.

“Kita di Tangerang Selatan, Dekranasda masih baru, masih merangkak, dan kita ke Bandung Barat buat belajar, karena di sini sudah banyak sekali programnya,” ucapnya.

Sehingga Dekranasda Tangsel bisa mengaplikasikan program yang sesuai dalam pengembangan kriya dan kerajinan-kerajinan lainnya yang dapat berdampak pertumbuhan ekonomi di Tangerang Selatan.

“Saya berharap pertemuan ini langkah awal tentunya kolaborasi melakukan kerja sama ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bandung Barat Hengky Kurniawan menyampaikan bahwa pertemuan ini pastinya menghasilkan hal-hal yang positif dalam pengembangan potensi usaha di kedua wilayah.

“Semoga kunjungan kerja ini bermanfaat, pasti ada hal positif yang bisa diambil, termasuk kami juga di Bandung Barat,” ucapnya.

Termasuk mengoptimalkan pelaku ekonomi kreatif dalam memasarkan produknya sehingga berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan ekosistem perkembangan usaha itu sendiri.

“Termasuk instruksi dari kami, soal tukin ASN minimal lima persen harus dibelanjakan produk-produk UMKM lokal, petani dan peternak lokal,” ujarnya.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here