Ketapang, (beritairn.com) – Bupati Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat Alexander Wilyo,S.STP.,M.Si hadiri Rapat Teknis Penanganan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Posko Satgas Udara Lanut Supadio Pontianak.
Bupati, mengatakan usaha pemadaman api di lokasi kebakaran hutan kendalanya ada beberapa faktor,mulai dari jauhnya sumber air,lokasi sulit dijangkau karena terbatasnya akses jalan,dan sarana dan prasarana pemadaman yang terbatas.
Lanjutnya Kabupaten Ketapang saat ini menjadi daerah kemarau terlama di Kalimantan Barat,Sampai saat ini sudah 38 hari tidak turun hujan hingga kondisi lahan gambut kering hingga sangat rawan terjadi kebakaran.
Pemerintah Kabupaten Ketapang meminta dukungan dan mengusulkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) seperti pemadam kebakaran dan pengerahan helikopter water booming, hingga modifikasi cuaca untuk memperkuat penanganan karhutla.
Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu mencegah kebakaran,tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin, serta mari Kita bergotong royong mengangulangi karhutla,pintanya.(red)



