Alseace 2023 Bakal Charity di Pesisir Pantai, Tanam 1.000 Pohon Bakau

0
374

Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Al-Azhar Sport, Education, Art, Culture and Entertainment (Alseace) 2023 telah dibuka pada Rabu (1/1/23).

Diketahui, Alseace 2023 ini adalah ajang tahunan yang ke-17 yang diselenggarakan oleh Organisasi Siswa Intra Sekolah (Osis) Sekolah Menengah Atas Islam (SMAI) Al Azhar Bumi Serpong Damai (BSD).

Di dalam Alseace terdapat beberapa rangkaian acara, diantaranya Opening, Competition, Closing, dan Charity.

Ketua Pelaksana Alseace 2023, Cheva mengatakan, akan ada 104 sekolah se-Jabodatabek yang akan turut memeriahkan pada kompetisi perlombaan dari tanggal 1-14 Februari.

Ada 9 perlombaan yang dikompetisikan, diantaranya perlombaan Futsal, Basket, Mobile Legend, Solo Vokal, dan Ekonomi.

Selanjutnya ada perlombaan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA), Tari Ratoh Jaroe, dan Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ), dan Debat Bahasa Inggris.

Cheva mengungkapkan, kebanyakan perlombaan akan terpusat di Sekolah Al Azhar BSD, selebihnya dilaksanakan melaui online dan diluar sekolah.

“Lomba Mobile Legend, MIPA dan Ekonomi disenggelarakannya melalui online. Kalau perlombaan Solo Vokal diadakan di luar sekolah, kita bekerjasama dengan Favor Bliss yang ada si Alam Sutra,” ungkapnya.

Alseace tahun ini, ucap Cheva, cukup berbeda dengan tahun sebelumnya, karena Alseace kali ini mengangkat tema “The Prevention and Recovery of Coastal Erosion”.

“Perbedaannya terletak di tema. Kalau tahun lalu kita Charity fasilitas pendidikan, tahun ini Charity di pesisir pantai, artinya itu kita ingin mencegah dan memulihkan erosi,” jelasnya.

Untuk acara Charity, Cheva mengatakan, akan diadakan di daerah Pandeglang, Banten.

Kegiatan yang akan diadakan adalah menanam 1000 pohon bakau dan memperbaiki musholla.

Sementara, Wartien Ayu Dina, Ketua BKOMS SMAI Al Azhar BSD mengatakan, pihaknya akan selalu mensupport kegiatan Alseace 2023.

Menurut Dina, Alseace adalah ajang enterpreneur untuk anak-anak SMAI Al Azhar BSD.

“Jadi jiwa enterpreneurnya terlatih jika mereka selesai dari Al Azhar dan melanjutkan kuliah,” ungkapnya.

Kemudian, Dina menegaskan, pada dasarnya kegiatan Alseace semua di handle oleh Osis SMAI Al Azhar dari Opening hingga acara inti yaitu Charity.

“Mulai dari persiapan, pencarian donatur dan lain sebagainya, itu semuanya mereka yang melakukan sendiri. Kami bagian dsri support, sifatnya mengawasi saja jika ada kekurangan,” terangnya.

Dina juga mengungkapkan bahwa pihaknya merasa bangga pada anak-anak. Pasalnya, acara konser pada rangkaian Closing adalah bagian dari penggalangan dana untuk acara inti yaitu Charity.

“Jadi bukan hanya hura-hura nya saja, tapi mereka juga mengedepankan jiwa sosial juga. Makanya konser itu sebenarnya untuk penggalangan dana, dan semua keuntungannya diarahkan untuk Charity,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here