
Ketapang, (beritairn.com) – Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) bersama Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni,S.Ag,M.A., Ph.D., di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang,Jalan Jenderal Sudirman.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, S. Ag.,M.A.,Ph.D. didampingi langsung Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.STP., M.Si., bersama unsur Forkopimda dan sejumlah pihak terkait.
Raja Juli Antoni,S.Ag.Ph.D mengatakan jumlah titik panas di Kabupaten Ketapang terus mengalami penurunan berkat sinergi seluruh pihak dalam melakukan penanganan kebakaran.
Dari data yang ada per malam tadi, hotspot di Ketapang terus turun. Berkat kerja sama Bupati, TNI, Polri, KPH, Manggala Agni, masyarakat peduli api dan seluruh pihak lainnya, sekarang tinggal 13 hotspot,”
Raja Juli Antoni juga menyampaikan rasa prihatin dan perhatian khusus Presiden Republik Indonesia terhadap Karhutla di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat.
Lanjutnya Presiden menyalurkan Bantuan Presiden sebesar Rp20 miliar kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang untuk mendukung upaya mitigasi dan penanganan Karhutla serta Bapak Presiden Prabowo punya perhatian khusus untuk Ketapang dengan memberi Bantuan sebesar Rp20 miliar sudah ditransfer ke Pemda.
Bantuan dapat digunakan untuk memperkuat berbagai kebutuhan penanganan Karhutla, seperti pengadaan alat pelindung diri, pompa air, nozzle, serta mendukung operasional dan semangat para relawan di lapangan, pungkasnya.
Sementara Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan terima kasih atas kunjungan Menteri Kehutanan RI ke Kabupaten Ketapang.
Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, Manggala Agni, masyarakat, perusahaan dan seluruh pihak terkait telah berjuang menangani Karhutla selama lebih dari dua bulan.
Lanjutnya salah satu kendala terbesar dalam penanganan Karhutla adalah kebakaran di kawasan lahan gambut yang memiliki kedalaman dan keterbatasan sumber air dankebakaran juga terjadi di sejumlah wilayah pedalaman dengan karakteristik tanah mineral.
Beberapa titik kebakaran di kawasan pedalaman sulit dijangkau oleh Satgas Darat karena keterbatasan akses jalan dan jarak lokasi yang cukup jauh.
Bupati memohon dukungan pemerintah pusat dapat terus membantu,termasuk melalui operasi modifikasi cuaca hingga kondisi memungkinkan hujan segera turun di Kabupaten Ketapang,harapnya.(Red)






Leave a Reply