Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan ( Disperkimta) Kota Tangsel sedang menggencarkan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 500 unit rumah yang akan dibangun pada tahun 2023.
Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichan mengatakan, tahun ini Dinas Perkim sudah menganggarkan dan melaksanakan program perbaikan rumah tidak layak huni yang berjumlah 500 unut rumah.
Menurut Pilar, lonjakannya cukup besar, karena dari tahun 2014 Pemkot Tangsel sudah melaksanakan 1.600 rumah dan tahun ini langsung 500 rumah dan tahun 2024 sebanyak 500 rumah.
“Artinya target rumah tidak layak huni di tahun 2024 insyaallah sudah selesai yang terdata oleh kami, mudah-mudahan tidak ada jumlah yang menambah lagi rumah tidak layak huni, jadi seiring dengan ekonomi juga meningkat mudah-mudahan warga secara ekonominya semakin baik, tapi kita target memang yang sudah tercatat di 2024 itu insyaallah selesai,” kata Wakil Walikota Tangsel.
Wakil Walikota Tangsel menuturkan, dalam perbaikan RTLH di Tangsel paling banyak di kecamatan Pondok Aren sebanyak 61 rumah dan kecamatan Pamulang sebanyak 59 rumah.
“Paling banyak di kecamatan pondok aren 61 rumah, yang kedua di Pamulang 59 rumah dan di Pamulang terbanyak di kelurahan pondok cabe udik ada 10 rumah. Lalu kedaung 8 rumah dan kelurahan lainnya ada 7 rumah,” ucap Pilar.
Pilar meyakini pada tahun 2024, perbaikan RTLH bisa tercapai mencapai 1.000 rumah, karena Pemkot Tangsel menargetkan 500 rumah di tahun 2023 dan 500 rumah di tahun 2024.
“2024 insyaallah tercapai tahun ini juga kita anggarkan, yang terpenting kita amankan anggarannya dulu karena ini prioritas, kalau kita mau kejar Tangsel di kota sehat itu dimulai dari rumah dulu,” kata Pilar.“Dimana kita mau kota sehat kalau rumah sehari-hari nya tidak sehat. Jadi kita punya standar lah kota sehat itu bisa terwujud mulai dari yang terkecil Ter mikro yaitu rumah nanti kita bisa bicara yang besar,” lanjut dia.
Pilar berharap Pemkot Tangsel ingin menciptakan Tangsel ini rumah yang layak, sehat dan juga nyaman untuk ditinggali bagi masyarakat Tangsel. Sehingga target RPJMD bisa tercapai.
“Harapan kami Pemerintah kota Tangerang Selatan di masa RPJMD ini kita pengen dimana menciptakan Tangsel ini rumah yang layak, sehat dan juga nyaman untuk di tinggali bagi masyarakat,”tuturnya.
“Kita ciptakan Tangsel ini tempat tinggal, tempat bermain, tempat beraktivitas yang layak, yang aman, yang nyaman untuk masyarakat Tangsel, mudah-mudahan RPJMD ini bisa tercapai semua,” ujar Pilar.
Sementara itu, Kepala Dinas Disperkimta Kota Tangsel, Aries Kurniawan menyampaikan, program RTLH ini diselenggarakan setiap tahunnya. Namun tahun 2023 ada peningkatan dalam perbaikan RTLH tersebut.
“Program RTLH memang program pemkot Tangsel yang dilaksanakan setiap tahun dimana tiap tahun diprogramkan sebanyak 00 rumah, tetapi tahun 2023, program ini sebanyak 500 rumah yang dibedah seluruh kota Tangsel,” imbuh Aries Kepala Dinas Disperkimta Kota Tangsel.
Aries mengatakan, di kecamatan Pamulang ada peningkatan dalam perbaikan bedah rumah.
“Tahun 2023 di kecamatan Pamulang ada 59 rumah yang akan dibedah ada peningkatan, tahun 2022 hanya 29 rumah yang dibedah,” ujar Aries.
Lanjut Aries dalam program bedah rumah ini, pihaknya akan membedah dari awal sampai akhir secara pelaksanaan dan sesuai perumahan yang ada di kota Tangsel.
“Pada bedah rumah ini bukan hanya renovasi, tetapi kalau di Pemerintah dari awal sampai akhir kita perbaiki secara pelaksanaan dan perencanaan sesuai dengan perumahan-perumahan yang ada di kota Tangsel,” kata Aries.
Aries juga berharap pada program bedah rumah ini bisa sesuai dengan target dan sebelum puasa rumah sudah ada di bedah.
“Semoga sebelum puasa semua rumah akan dibedah tahun ini, semoga dalam pelaksanaan sesuai dengan target. Dan diantara capaian tersebut 175 rumah sudah selesai seluruhnya dan sudah ditempati kembali oleh penerima manfaat. Serta progressnya sudah mencapai 100% selesai mengenai target 345 unit (APBD murni 2023) tersisa 170 unit. Lalu akan dimulai pada bulan Juni 2023. Perkiraan selesai dipertengahan Juli 2023 untuk target 200 RTLH yang sedang masih berjalan sebaran di 7 Kecamatan,” terangnya. (Adv)





