JAKARTA,(beritairn.com) –
Pemerintah Daerah Kabupaten Ketapang menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan di Kalimantan Barat dengan Jamhuri Amir, SH wakil Bupati Ketapang kalimantan Barat hadiri Forum Tanggung Jawab Sosial dan Bina Lingkungan Perusahaan (TSBLP)/Corporate Social Responsibility (CSR) Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026,dalam forum Badan Perencanaan Pembangunan,Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Kalimantan Barat, di Hotel Borobudur, Jakarta,
Forum Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah juga dihadiri Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI,Gubernur,Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, para bupati dan wali kota se-Kalimantan Barat, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, serta beberapa perusahaan dari berbagai sektor,yaitu 25 perusahaan kehutanan, 12 perusahaan perkebunan, dan 10 perusahaan pertambangan.

Gubernur Kalimantan Barat, Drs. H. Ria Norsan, M.M., M.H.,dalam sambutannya mengatakan bahwa program TSBLP/CSR tidak semata mata dimaknai sebagai kegiatan amal atau kewajiban administratif perusahaan akan tetapi hendaknya menjadi bagian integral dari perencanaan pembangunan daerah itu sendiri.
Lanjutnya selayaknya seluruh program TSBLP/CSR perlu diselaraskan dengan dokumen perencanaan daerah, seperti Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) beserta indikator kinerja yang telah ditetapkan, Karena Dengan keselarasan maka kontribusi perusahaan akan lebih tepat sasaran,terukur dampaknya, dan mampu mendukung pencapaian target pembangunan daerah, khususnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga berharap forum ini dapat dijadikan wadah untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam mengoptimalisasi pelaksanaan TSBLP/CSR agar mampu menjadi pendorong pembangunan Kalimantan Barat yang berkeadilan dan berkelanjutan,pungkasnya.


