Ketapang, (beritairn.com) – Jamhuri Amir, SH,Wakil Bupati Ketapang memimpin langsung Rapat Monitoring dan Evaluasi Kinerja serta Tata Kelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Pawan, bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Ketapang,jalan Jendral Sudirman,Selasa (5/5/2026).
Wakil Bupati mengatakan bahwa keberadaan Perumda Air Minum memiliki dua tujuan utama, yakni pelayanan publik dan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Oleh karena itu, evaluasi menyeluruh perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi riil perusahaan, baik dari sisi kesehatan keuangan, tata kelola, maupun kualitas pelayanan.
Lanjutnya Pemerintah daerah sebagai pemegang saham tunggal perlu mengetahui secara detail kondisi perusahaan,apakah dalam keadaan sehat atau tidak. Dari situ kita dapat menentukan langkah strategis ke depan.

Jam begitu sapaan akrab wakil bupati menilai pentingnya pembenahan manajemen dan perubahan pola pikir dalam pengelolaan perusahaan daerah.maka dari itu tidak boleh ada mindset bahwa untung atau rugi tidak menjadi persoalan. Sebaiknya perusahaan daerah harus dikelola dengan prinsip bisnis yang sehat,transparan,dan akuntabel,”pintanya.
Sementara Direktur Perumda Air Minum Tirta Pawan, L. Yudiharto J. Saptono, S.T.,memaparkan bahwa jumlah pelanggan hingga tahun 2025 tercatat sebanyak 17.199 pelanggan, dengan pelanggan aktif sebanyak 15.169. Hingga Maret 2026, jumlah pelanggan meningkat menjadi 17.582 dengan pelanggan aktif sebanyak 15.561.
Lanjutnya Dari sisi operasional,kapasitas instalasi pengolahan air (IPA) saat ini mencapai 170 liter per detik yang melayani lima kecamatan, yakni Delta Pawan, Benua Kayong, Kendawangan, Tumbang Titi, dan Marau. Namun, kapasitas tersebut dinilai belum mencukupi kebutuhan pelanggan yang terus meningkat.
Selain itu,hasil evaluasi kinerja menunjukkan bahwa Perumda Tirta Pawan berada dalam kategori “sehat” berdasarkan penilaian terbaru, meskipun masih perlu peningkatan untuk mencapai kinerja optimal, terutama dalam aspek pelayanan dan efisiensi operasional, pungkasnya.



