Perkuat Jejaring Informasi Desa, Lesman Bangun Resmi Melantik Pengurus Pokja Jaga Desa Kabupaten/Kota se-Banten

0
4

Serang, (beritairn.com) — Langkah konsolidasi organisasi dalam mengawal transparansi serta pembangunan desa di Provinsi Banten terus bergerak masif. Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Newsroom Jaga Desa Provinsi Banten, Lesman Bangun, secara resmi melantik dan mengukuhkan jajaran pengurus Pokja Newsroom Jaga Desa Tingkat Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten yang berlangsung penuh khidmat di Gedung Serba Guna (GSG) DPRD Provinsi Banten, Kamis (23/7/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperluas jangkauan ekosistem media terintegrasi hingga ke tingkat tapak, sekaligus memperkuat koordinasi antara insan pers, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan pemerintah desa di seluruh pelosok Banten.

“Pelantikan pengurus kabupaten/kota hari ini bukan sekadar prosesi seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar kita bersama dalam mengawal arah pembangunan desa. Pokja Newsroom Jaga Desa hadir sebagai garda terdepan untuk memastikan informasi dari desa tersaji secara akurat, obyektif, dan transparan.

“Saya minta kepada seluruh pengurus kabupaten dan kota yang baru dilantik untuk segera merapat ke bawah, bersinergi dengan para Kepala Desa, instansi Kejaksaan, serta elemen masyarakat. Media siber harus hadir membawa solusi, mendampingi potensi ekonomi desa, serta menjadi jembatan edukasi. Kita buktikan bahwa pers lokal mampu menjadi motor penggerak kemajuan desa yang bersih, berdaya, dan bermartabat.” Ujar Lesman Bagun usai prosesi pengukuhan.

Lesman Bangun menegaskan bahwa kepengurusan tingkat Kabupaten/Kota yang baru dilantik harus segera mengambil langkah nyata dengan membumikan program kerja utama Pokja Newsroom Jaga Desa di wilayah masing-masing,

Dengan terbentuknya struktur kepengurusan di tingkat kabupaten/kota se-Banten, Pokja Newsroom Jaga Desa optimistis dapat mewujudkan iklim informasi desa yang kondusif, terintegrasi secara nasional, serta mampu mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat desa di Banten, tutupnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here