Ketapang, (beritairn.com) -Pemerintah Kabupaten Ketapang menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam pelaksanaan pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kabupaten Ketapang, Propinsi Kalimantan Barat. Rapat dilaksanakan di Hotel Aston Ketapang yang dibuka oleh Bupati Ketapang yang diwakili Rustami, SKM, M.Kes.Dalam rapat koordinasi ini dihadirkan narasumber yang membhas evaluasi perkembangan covid 19 dan pelaksanaan perkembangan dan pelaporan vaksinasi, keamanan vaksinasi dan penatalaksanaan KIPI, monitoring dan evaluasi pengawasan vaksinasi, pelimpahan wewenang pelaksanaan vaksinasi dan format skrining vaksinasi, sosialisasi penatalaksanaan vaksin Pfizer, permasalahan nomor induk kependudukan dalam pelaksanaan vaksinasi. Selain itu, Kabag Ops Polres Ketapang juga memberikan materi khususnya mendeteksi persoalan di lapangan dan diskusi mencari solusinya.
Kepala dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang Rustami, SKM, M.Kes dalam pembukaan kegiatan menjelaskan dilaksanakan rapat lintas sectoral untuk mengetahui kesiapan menangani penyebaran virus corona yang sudah menjadi wabah nasional itu. Salah satunya mencapai target pelaksanaan vaksin sebagaimana sudah ditentukan. Ia juga menjelaskan bahwa vaksinisasi tujuannya untuk menciptakan kekebalan tubuh. Diterangkan Kepala Dinas Kesehatan, kondisi penyebaran covid-19 di Ketapang setelah mencapai puncaknya pada bulan Juli 2021, dalammbeberapa waktu terakhir sudah semakin menurun dan semakin kecil. “Pada saat ini semakin menurun, pasien yang positip semakin menurun, jangan membuat kita terlena, karena belajar dari beberapa negara maju, justru mengalami kenaikan kembali akibat lalai denghan protocol kesehatan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Ketapang.Dalam mencegah penyebaran Covid 19, Kepala Dinas Kesehatan mengingatkan pentingnya sosialisasi agar semua komponen masyarakat memahami pentingnya manfaat vaksinasi.

Selain vaksinasi, Kadis Kesehatan juga mengingatkan pentingnya melakukan tracking, dan melaksanakan PPKM. Selain itu, ditegasnya, saat ini kita berada di level 3, salah satun penyebabnya, karena target vaksinasi belum mencapai target. Karena itu, untuk mencapai target sesuai dengan jadwal, maka Puskemas diminta dapat melakukan vaksinasi sekitar 150-an penduduk sestiap harinya. Karena salah satu indicator penentuan level saat ini sudah tidak lagi ditentukan berdasarkan jumlah pasien, maupun tempat tidur pelayanan. Tetapi ditentukan jumlah warga yang dilakukan vaksin. Untuk mencapai target vaksin memberikan kekebalan terhadap penduduk, ia mengingatkan pentingnya prinsip pelaksanaan vaksin hendaknya mengutamakan sasaran yang paling banyak dan lokasi yang mudah dijangkau. Selain itu, Kadiskes juga mengapresiasi dukungan gabungan perusahaan sawit dalam program vaksinasi Covid-19 ini.
Persoalan covid-19 saat ini, sudah menyangkut masalah semua orang termasuk investasi. Karena itu untuk menuntaskannya harus saling mendukung dengan semua pihak. Salah satunya selama ini, bagaimana keterlibatan TNI dan Polri secara aktif dalam melaksanakan vaksinasi covid-19. Karena itu, dalam mempercepat vaksinasi, maka kita harus berpikir luas, termasuk juga bekerjasama dengan semua komponen yang ada di masyarakat.Kepala dinas Kesehatan juga mengingatkan, prediksi epedemilogi bahwa bulan Desember 2021 bakal terjadi tingkatan kasus. Dimana, negara lain sudah tuntas vaksinasi dan melakukan perjalanan natal dan tahun baru. Untuk menghindari gelombang ketiga vaksin, maka diharapkan teman-teman petugas Kesehatan meningkatkan jumlah vaksinasi untuk mencapai target yang ditentukan. Dimana dari target vaksin diketapang berjumlah 414.150, saat ini sudah tercapai sekitar 133-an ribu.



