Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Pasien di Rumah Lawan Covid (RLC) 19 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengalami lonjakan hingga 200 persen, pasien didominasi klaster keluarga saat liburan dan silaturahmi.
“Efek liburan dan silahturahmi, sekarang di Rumah Lawan Covid-19 naik 200 persen dari 30 sekarang sudah 104, klaster keluarga mendominasi, indikator kan positif rate. Positif rate begini, angka positif dibagi yang dites,” ucap Suhara Manullang Koordinator Rumah Lawan Covid-19 Tangsel.
Suhara mengatakan, Satgas Covid-19 tangsel saat ini sedang gencar melakukan tracking dan testing.
“Satgas Covid-19 sedang gencar melakukan tracking dan testing, ada kematian ya, namun tingkat kematian sudah menurun,” ujarnya.
“Pak Walikota siap melandaikan menjaga alur itu. Rumah sakit siap melayani,” imbuhnya.
Data Dinas Kesehatan Provinsi Banten, kota Tangsel yang sebelumnya masuk zona kuning penyebaran covid-19.
Allin Hendalin Mahdaniar Kepala Dinas Kesehatan Tangsel menjelaskan, penyebab Tangsel kembali masuk yakni mobilitas masyarakat tinggi dan efek dari liburan.
“Periode sebelumnya tanggal 24-30 Mei kasus aktif masih di 1,4 persen. Periode sekarang, mulai 31 Mei sampai 6 Juni jadi 2,1 persen,” tutur Allin.



