Bupati Ketapang Tutup Gawai Adat Bejujokng XV Desa Gema.

0
181

Ketapang, (beritairn.com) – Alexander Wilyo, S.STP., M.Si.,Bupati Ketapang menutup secara resmi rangkaian Gawai Adat Bejujokng XV Desa Gema, Kecamatan Simpang Dua.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ketapang Matius Yudi,Wakil Ketua DAD Kabupaten Ketapang H.Jahilin,Camat Simpang Dua,Kapolsek,para camat dari sejumlah kecamatan, para Ketua DAD Kecamatan, para kepala desa,tokoh adat,tokoh agama, tokoh pemuda,perwakilan ormas, para domong mantir, masyarakat dari berbagai wilayah dan para undangan.

Bupati dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa (Jubata/Duwata Perimbang Alam Bumi) atas berkat panen padi yang melimpah tahun ini. Ia menyampaikan bahwa tradisi gawai sebagai ungkapan syukur atas hasil panen merupakan warisan luhur yang terus dijaga oleh masyarakat Dayak di berbagai wilayah Kabupaten Ketapang.

“Tradisi bersyukur atas panen padi ini hampir merata di seluruh wilayah Ketapang. Ini menunjukkan bahwa masyarakat Dayak sangat dekat dengan alam dan leluhur, serta terus menjaga keseimbangan hubungan dengan alam semesta,” ujar Bupati.

Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat adat Desa Gema yang hingga tahun ke-15 mengadakan Gawai Adat Bejujokng tetap konsisten menjaga guna melestarikan adat, budaya, dan tradisi, apalagi pelaksanaan gawai dari tahun ke tahun semakin baik dan meriah, bahkan dapat disetarakan dengan pelaksanaan gawai di tingkat kabupaten.

“Perlu untuk diketahui tidak semua desa mampu menyelenggarakan gawai adat seperti ini.

Bupati meminta pentingnya menjaga jati diri sebagai masyarakat Dayak di tengah kemajuan zaman. Sementara modernisasi dan kemajuan teknologi tidak boleh membuat masyarakat melupakan identitas budaya,harapnya.(red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here