Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memanfaatkan pembukaan Bulan Bakti Pramuka Kota Tangerang Selatan 2026 sebagai momentum memperkuat pembinaan karakter generasi muda.
Salah satu langkah yang mulai dirintis adalah pembentukan Pramuka Prasiaga bagi anak usia taman kanak-kanak (TK), sebagai upaya menanamkan nilai kepemimpinan, disiplin, dan kepedulian sosial sejak dini. Kegiatan tersebut berlangsung di Puspemkot Tangsel, dan dirangkaikan dengan pelepasan kontingen Tangsel menuju Jambore Nasional di Cibubur.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, pembentukan Pramuka Prasiaga merupakan tindak lanjut amanat Undang-Undang Kepramukaan sekaligus langkah strategis untuk memperkenalkan nilai-nilai kepramukaan kepada anak-anak usia prasekolah.

“Pramuka Prasiaga ini amanat dari Undang-Undang Kepramukaan, dan Tangsel mulai merintis tahun ini. Jadi sudah ada beberapa TK binaan yang aktif, dan nanti akan kita perluas lagi ke TK-TK yang lain,” ujar Benyamin.
Menurut Benyamin, pendidikan karakter perlu dimulai sedini mungkin. Melalui Pramuka Prasiaga, anak-anak tidak hanya dikenalkan pada kegiatan yang menyenangkan, tetapi juga dibiasakan dengan nilai-nilai disiplin, kepemimpinan, kerja sama, gotong royong, serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
“Ini kegiatan yang sangat strategis untuk membentuk karakter kepemimpinan sejak dini. Kita ingin menanamkan nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong kepada anak-anak sejak mereka masih di bangku TK,” jelasnya.
Selain merintis Pramuka Prasiaga, Pemkot Tangsel juga melepas kontingen Gerakan Pramuka Kota Tangerang Selatan yang akan mengikuti Jambore Nasional di Cibubur. Benyamin berharap para peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengharumkan nama Kota Tangerang Selatan.
“Saya berharap anak-anak bisa menunjukkan penampilan terbaik dan meraih prestasi di Jambore Nasional,” ucapnya.
Benyamin menegaskan Bulan Bakti Pramuka bukan sekadar agenda tahunan, melainkan wujud nyata pengamalan Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka melalui berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Melalui Bulan Bakti Pramuka dan kehadiran Prasiaga, kita menanamkan benih karakter, cinta lingkungan, kesadaran hidup, dan kepedulian sosial sejak dini. Mereka adalah cikal bakal generasi unggul yang akan meneruskan cita-cita bangsa,” tuturnya.
Benyamin berharap Gerakan Pramuka semakin diminati oleh anak-anak dan remaja karena tumbuh dari kesadaran, bukan semata-mata sebagai kewajiban di sekolah. Menurutnya, kegiatan kepramukaan harus terus dikemas secara menarik, atraktif, dan mengikuti perkembangan zaman agar tetap relevan bagi generasi muda.
“Harapan saya, kegiatan Pramuka diikuti karena kesadaran. Karena itu, kegiatannya harus menarik, atraktif, dan mengikuti perkembangan zaman,” pungkasnya.(red)



