Tangerang Selatan, (Beritairn) – Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Susatyo Purnomo Condro memberikan keterangan resmi terkait insiden ledakan keras yang mengguncang kawasan ruko Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu (14/10/2026) malam.
Kepolisian memastikan bahwa sumber ledakan dahsyat tersebut bukan berasal dari bahan peledak atau bom.
“Hasil olah TKP bersama tim Jibom dan Puslabfor memastikan, ini bukan bom. Ini adalah ledakan yang saat ini masih terus kita dalami sumber dan penyebab pastinya,” ujar Susatyo saat memberikan keterangan pers di lokasi kejadian.
Dari hasil pendalaman awal di tempat kejadian perkara (TKP), bangunan yang mengalami kerusakan paling parah merupakan sebuah gudang penyimpanan dan pengepakan buah pisang mentah yang rencananya akan disuplai ke pasar-pasar tradisional.
Di dalam reruntuhan bangunan tersebut, petugas menemukan sebuah benda kunci berupa tabung gas etilen berukuran 52 kilogram. Gas jenis ini memang umum digunakan oleh para pelaku usaha untuk mempercepat proses pematangan buah
“Di titik terparah kita temukan banyak buah pisang mentah, serta satu tabung etilen ukuran 52 kilo yang panjang. Tabung seperti ini lazim dipakai untuk pematangan buah,” jelas Susatyo.
Akibat insiden yang merusak sedikitnya empat blok ruko dua lantai tersebut, data sementara mencatat adanya korban jiwa dan luka-luka:
Meninggal dunia: 2 orang
Luka-luka: Sekitar 11 orang (meliputi para pekerja gudang serta warga di sekitar lokasi)
Para korban luka saat ini telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis intensif di tiga rumah sakit berbeda, yakni RS Sari Asih, RS Fatmawati (atau RS Insan Permata), dan RSUD Tangerang Selatan.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih mendalam dan menjaga sterilisasi tempat kejadian, pihak kepolisian telah memasang garis polisi serta menetapkan status status quo di sekitar area ruko
Tim gabungan dari Puslabfor Bareskrim Polri, Ditreskrimum Polda Metro Jaya, dan Polres Tangerang Selatan dijadwalkan melanjutkan olah TKP lanjutan pada pagi hari ini. Selain itu, penyidik telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap lima orang saksi di Polres Tangerang Selatan.
“Hari ini fokus utama kami adalah evakuasi dan memastikan sterilisasi lokasi. Besok pagi saat kondisi sudah terang, tim Puslabfor akan melanjutkan pemeriksaan teknis mendalam,” tutup Susatyo.

Leave a Reply Cancel reply