Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Madrasah Ibtidaiyah (MI) Pembangunan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta kembali menyiapkan sejumlah peserta didiknya untuk menghadapi berbagai ajang kompetisi bergengsi tingkat nasional.
Berbagai persiapan dilakukan secara khusus, mulai dari seleksi peserta didik, pembinaan intensif, hingga mendatangkan pelatih dari luar madrasah yang memiliki pengalaman di tingkat nasional.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan Kelas 4–6 MI Pembangunan Jakarta, Dr. H. Muhaemin, M.A., mengatakan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan siswa untuk mengikuti sejumlah kompetisi, salah satunya Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI).
Untuk OMI, kompetisi digelar secara berjenjang mulai dari tingkat kota, provinsi hingga nasional. Pada tahap awal tingkat Kota Jakarta Selatan, MI Pembangunan Jakarta mengirimkan sejumlah siswa kelas 6 untuk mengikuti bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta Matematika.
Untuk bidang IPAS, terdapat tiga siswa yang dipersiapkan, yakni Azkiyah, Emir dan Azam. Sementara pada bidang Matematika, terdapat Davina, Lydia dan Ayla.
“Yang pertama lomba Olimpiade Madrasah Indonesia atau OMI. Kita masih pada tahap pertama yaitu tingkat Kota Jakarta Selatan,” ujar Muhaemin.
Ia mengatakan, MI Pembangunan Jakarta memiliki target untuk kembali meraih prestasi tinggi pada ajang tersebut. Sebelumnya, madrasah itu berhasil menjadi juara dua pada tingkat nasional.
“Target yang sekarang minimal di dua, syukur-syukur alhamdulillah bisa sampai satu. Kalau kemarin kita juara dua,” katanya.
Bidik Juara Nasional di Optika
Selain OMI, MI Pembangunan Jakarta juga mempersiapkan siswa untuk mengikuti Olimpiade Matematika atau Optika yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Tahap penyisihan wilayah dijadwalkan berlangsung secara daring pada 17 Oktober 2026. Peserta yang lolos kemudian mengikuti penyisihan nasional pada 18 Oktober, dilanjutkan semifinal pada 31 Oktober secara luring dan grand final pada 1 November 2026.
Muhaemin menyebut ajang Optika menjadi salah satu kompetisi yang selama ini memberikan prestasi bagi MI Pembangunan Jakarta.
Pada kompetisi sebelumnya, MI Pembangunan Jakarta berhasil meraih juara pertama tingkat nasional. Sementara pada tahun sebelumnya, sekolah tersebut meraih juara kedua.
“Alhamdulillah Optika kemarin kita juara satu tingkat nasional. Dan tahun sebelumnya kita juara dua. Jadi mudah-mudahan tahun ini kita bisa meraih kembali, mempertahankan prestasi juara satu Optika tingkat nasional,” tuturnya.
Enam Cabang di Madrasah Competition
Pada September 2026, MI Pembangunan Jakarta juga mengikuti Jakarta Madrasah Competition (DMC). Kompetisi tersebut diikuti madrasah di wilayah Jakarta dengan berbagai cabang perlombaan. MI Pembangunan Jakarta mengirimkan peserta pada enam bidang.
Keenam bidang tersebut meliputi Azan, Matematika, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Musabaqah Hifzhil Quran (MHQ), Robotik, Olimpiade Sains, serta bidang yang berkaitan dengan Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 4 Model Jakarta.
Datangkan Pelatih dari Luar Madrasah
Untuk menghadapi berbagai kompetisi tersebut, MI Pembangunan Jakarta tidak hanya mengandalkan pembinaan dari guru internal.
Menurut Muhaemin, madrasah juga mendatangkan pelatih dari luar yang memiliki pengalaman dalam pembinaan peserta olimpiade tingkat nasional.
Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan pengalaman kepada siswa dalam menghadapi karakter soal yang berbeda dengan pembelajaran reguler di sekolah.
“Kita berkolaborasi. Di samping pembinaan dari guru-guru kita, juga kita datangkan guru dari luar yang punya kompetensi dan mengetahui arah serta orientasi soal-soal yang akan diujikan di tingkat nasional,” jelasnya.
Pembinaan dilakukan di luar jam pembelajaran reguler. Para siswa mendapatkan waktu khusus untuk berlatih dan mendalami materi yang berkaitan dengan kompetisi.
Dalam pelaksanaannya, terdapat sesi pembinaan sekitar pukul 08.00 hingga 11.30 WIB dengan waktu efektif pembelajaran sekitar dua setengah jam dan diselingi waktu istirahat.

Leave a Reply Cancel reply