Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangerang Selatan mendorong Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk di seluruh kelurahan untuk menjadi motor penggerak koperasi dan ekonomi kerakyatan. Koperasi ini bukan hanya wadah simpan pinjam, tapi juga untuk menciptakan ekosistem usaha yang produktif bagi masyarakat.
Bachtiar Priyambodo, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangsel, mengatakan 54 Koperasi Merah Putih telah berdiri di 54 kelurahan se-Kota Tangsel. Keberadaannya menjadi bagian dari upaya memperkuat perekonomian warga dari tingkat paling dekat dengan kehidupan sehari-hari mereka.
“Seluruh kelurahan di Kota Tangerang Selatan telah memiliki Koperasi Merah Putih. Langkah penting untuk membangun kekuatan ekonomi masyarakat dari bawah, dengan melibatkan warga sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi,” kata Bachtiar, Jumat (19/6).
Koperasi Merah Putih merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas. Melalui koperasi, warga dapat mengembangkan usaha secara bersama, memperkuat akses pasar, dan meningkatkan daya saing produk lokal.

“Koperasi Merah Putih menjadi kekuatan ekonomi baru di tengah masyarakat. Ketika koperasi berkembang dan semakin maju, lapangan kerja bertambah, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,” ucapnya.
Bachtiar Priyambodo, S.STP., M.Si., Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Tangsel, menyampaikan Pemkot Tangsel telah memfasilitasi berbagai kebutuhan administratif dan kelembagaan, mulai dari proses pembentukan hingga pendampingan legalitas. Seluruh koperasi yang telah terbentuk juga didorong untuk mengembangkan unit usaha sesuai potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
“Penguatan kapasitas pengurus koperasi turut menjadi perhatian serius. Keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh tata kelola yang profesional, transparan, dan akuntabel,” jelasnya
Koperasi Merah Putih juga dinilai sejalan dengan komitmen Pemkot Tangsel dalam memperkuat ekonomi lokal dan memperluas kesempatan berusaha di tingkat kelurahan. Dengan dukungan pengurus koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat, Benyamin optimistis program ini dapat berkembang menjadi pilar ekonomi yang inklusif dan berdaya saing.
“Kami berharap, Koperasi Merah Putih menjadi milik masyarakat, dikelola secara profesional, dan memberikan manfaat yang nyata. Jika ekonomi masyarakat bergerak dari wilayah masing-masing dari kelurahan, pengurus dan anggota koperasi serta masyarakat luas akan merasakan pertembuhan ekonomi di wilayahnya dan juga kemajuan bagi iklim ekonomi di Kota Tangerang Selatan,” harapnya.(red)



