Ukir Prestasi di O2SN 2024, Dua Siswa SMAN 3 Mewakili Tangsel ke Tingkat Provinsi Banten

0
520

Tangerang Selatan, (beritairn.com) – Prestasi membanggakan diukir dua siswa SMAN 3 Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) 2024 tingkat Kota Tangsel, mereka berhasil lolos ke tingkat Provinsi Banten.

 Siapakah siswa berprestasi tersebut? Mereka adalah Evandra dan Aurelia.

Evandra dari cabang olahraga (Cabor) renang dan Aurelia dari Cabor karate, mereka berhasil menjadi juara 1 dalam perhelatan O2SN Tingkat Kota Tingkat Kota Tangsel.

Evandra, mengatakan bangga bisa mewakili SMAN 3 di  ajang O2SN  Tingkat Kota Tangsel dalam cabang olahraga renang, dan berhasil menjadi juara 1.

“Saya mewakili SMAN 3, semua pesertanya dari sekolah yang ada di Tangsel. Dalam O2SN saya ikut cabang olahraga renang, dan berhasil menjadi juara 1,” ucap Evandra, selasa (21/5/2024).

Ditempat yang sama Aurelia, menyampaikan sangat bersyukur bisa mengikuti  ajang O2SN  Tingkat Kota Tangsel,  dalam cabang olahraga Karate dan sangat bangga atas prestasi yang berhasil diraih.

“Alhamdulillah ada rezeki di tahun ini, prestasi yang berhasil diraih bisa bawa SMA 3 ke Tingkat Provinsi,” ujar Aurelia.

Prestasi tersebut menjadi spesial bagi perempuan yang akrab disapa Aurel itu karena tahun ini merupakan tahun pertamanya ikut O2SN jenjang SMA sederajat.

Aurel mengaku memang telah melakukan persiapan yang matang jauh-jauh hari sebelum O2SN tingkat Kota Tangsel itu dimulai. Ia juga mengaku siap menghadapi O2SN tingkat Provinsi.

“Target, bismillah, juara 1. Biar bisa bawa nama SMA 3 sampai nasional,” tegasnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 3 Tangsel Liman, menjelaskan rasa syukur walaupun jumlah wakil yang dikirim tahun ini lebih sedikit dari tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah tahun ini yang masuk dua,” jelas Liman.

Liman mengaku tetap bersyukur karena SMAN 3 Tangsel, yang merupakan sekolah umum biasa dan bukan sekolah khusus olahraga, tetap bisa mengirim wakilnya yang berprestasi di bidang olahraga.

Menurut Liman, dulu SMAN 3 Tangsel bisa mengirim lebih banyak wakil karena memang memiliki kelas Bakat Istimewa (BI), yakni kelas khusus yang diperuntukkan bagi siswa-siswa berprestasi dari sekolah sebelumnya.

Namun kini kelas BI itu sudah ditiadakan. Ditambah lagi penerimaan siswa baru kini menerapkan sistem zonasi. Sehingga kesempatan mendapat siswa baru berprestasi semakin sempit.

Saat ini, ungkap Liman, SMAN 3 Tangsel hanya mengandalkan siswa-siswa yang memiliki bakat dan telah mengikuti klub olahraga sendiri di luar sekolah untuk dilakukan pembinaan ketika akan mengikuti kegiatan-kegiatan seperti O2SN ini.

Liman berharap, apa yang dilakukan pihaknya bisa mendapat dukungan lebih dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel, agar lebih banyak lagi siswa berprestasi yang bisa dilahirkan.

“Ya pembinaannya, lalu dukungannya barangkali, dari pemerintah. Mudah-mudahan ke depan lebih berprestasi akademis, namun di non akademis, kaitannya dengan olahraga ini, mudah-mudahan banyak lagi prestasinya,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here