Bupati Ketapang Minta Seluruh ASN Disiplin dan Tingkatkan Pelayanan

0
155

Ketapang, (beritairn.com) – Mengawali pelayanan pemerintahan di tahun 2022, Bupati Ketapang, Martin Rantan SH, M.Sos kembali mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Ketapang untuk meningkatkan kinerja pelayanan publik. Penekanan Bupati Ketapang, khususnya terkait disiplin, dan kreatifitas.

Seluruh ASN harus mampu berorientasi pada peningkatan kinerja pelayanan. Mulai disiplin dari masuk kerja yang bisa ditandai dengan absen secara elektronik. Demikian juga dengan fakta integritas harus dilakukan secara tertulis. Karena itu, dalam penempatan pegawai atau pejabat struktural, Bupati Ketapang menekankan pentingnya orang yang mampu bekerja. “Bukan berdasarkan omong saja, tetapi orang yang benar benar mampu membuat perubahan, ini harus bisa diukur dengan fakta integritas yang tertulis,” tegas Bupati Ketapang, Martin Rantan SH, M.Sos ketika menjadi pembina dalam apel gabungan ASN di halaman Kantor Bupati Ketapang.

Bupati Ketapang meminta setiap pelayanan yang dilaksanakan di semua bidang harus memuaskan masyarakat yang mendapatkan pelayanan. Demikian juga dalam melaksanakan pekerjaan selalu mengacu kepada aturan yang berlaku, baik UU, Peraturan Pemerintah, maupun Peraturan Daerah. Jangan sampai terjadi kecelakaan administrasi. Ia mencontohkan, dimana pemerintah sudah berusaha membangun, sampai melobi anggaran pusat. Namun dalam pelayanan administrasi malah tidak bisa terserap.

“Jangan sampai terjadi kecelakaan administrasi, namanya sebuah kecelakaan bisa jadi akibat kelalaian, jadi mulai tahun 2022 harus benar benar tertib administrasi, pada tahun 2021 untuk disposisi kepala dinas saja, masih ada yang kurang tepat,” kata Bupati Ketapang.

Karena itu, di awal tahun 2022, pihaknya akan melakukan perombakan secara besar besaran. Tidak hanya mutasi pada eselon II eselon II, pengawas ataupun fungsional. Tetapi juga dengan staf. Karena selama ini diketahui banyak penempatan yang belum merata. Ia mencontohkan di kecamatan terbatas, sementara diperkotaan banyak ASN. Begitu juga diperangkat daerah, ada beberapa perangkat daerah, bidang yang hanya memiliki satu dua staff.

Ia mencontohkan Bidang Bina. Jika staf terbatas, sementara bidang pelayanan infrastruktur yang besar. Tentu saja akan berdampak pada kinerja. Jika pembangunan kurang memuaskan, justru yang disoroti masyarakat adalah Bupati. Bukan nama kepala dinas, nama kabid atau pun PNS yang disoroti masyarakat. Justru nama kepala daerah yang selalu disalahkan.

Karena itu, tahun 2022, seluruh ASN diminta bekerja maksimal. Termasuk, melalui absensi secara elektronik bisa memantau kehadiran ASN. Tetapi, juga diikuti dengan kinerja yang bisa mendukung kerja pelayanan.

“Jangan sampai setelah absen langsung pergi, tanpa melakukan aktivitas pelayanan, harus benar-benar terpantau, pegawai itu sudah digaji,” tegasnya.

Bupati Ketapang tidak menginginkan ASN tidak produktif. Sering alasan keluar ruangan kerja hanya untuk menjemput anak sekolah. Namun, alasan jemput anak sekolah , akhirnya tidak kembali ke kantor. Karena itu, ia meminta satuan polisi pamong praja agar menyebar informan, untuk memantau ASN yanh pakaian dinas diluar jam kerja. Misalnya dilokasi saat pulang sekolah.

Kreatifitas dan kreatifitas ASN tidak lepas dari penekanan Bupati Ketapang. Seorang abdi negara tentunya harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Waktu pengabdian yang cukup lama dalam birokrasi, diharapkan mampu mengukir prestasi.

“Jangan hanya pandai bicara, tapi tidak ada hasilnya,” ucapnya.

Memasuki era transformasi digital, Bupati Ketapang meminta ASN harus melek teknologi. Pelayanan saat ini tidak lagi pada pola lama. Tetapi sudah mengalami perubahan, yaitu teknologi.

ASN harus mampu adaftif terhadap perubahan. Begitu juga, ASN harus rajin belajar melalui teknologi. Melalui perkembangan teknologi, ASN dapat belajar. Dengan begitu akan menjadikan ASN cerdas. Pada akhirnya akan memberikan dampak positip dalam pelayanan pemerintah ke masyarakat.

Tak hanya memberikan arahan kepada PNS, dalam apel gabungan awal tahun 2022, Bupati Ketapang juga menyerahkan secara simbolis bantuan sepeda motor dari propinsi Kalbar kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Ketapang. (red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here