Ketapang, (beritairn.com) – Guna mengetahui sudah sejauh mana tingkat keberhasilan dan hambatan pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Ketapang selama ini, Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Ketapang melakukan rapat analisa evaluasi secara menyeluruh.
Kegiatan rapat Anev ini di pimpin langsung Wakil Bupati Ketapang di dampingi Ketua DPRD, Kapolres, Dandim 1203, Danlanal, Kejaksaan Negeri dan Perangkat Daerah selaku anggota Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Ketapang.
Wakil Bupati Ketapang H.Farhan, SE, M.Si memberikan kesempatan anggota / Peserta rapat menyampaikan berbagai laporan dan saran terkait dengan keberhasilan dan kendala dalam pelaksanaan penanganan Covid-19 di Kabupaten Ketapang. Sebagaimana dilaporkan oleh Kepala Dinas Kesehatan H. Rustami, S.KM, M.Kes bahwa secara umum angka konfirmasi Covid-19 mengalami penurunan sehingga saat ini Ketapang berada di level 2 serta masuk dalam zona kuning. Beberapa faktor pendukung disampaikan oleh Rustami bahwa keberhasilan ini di tunjang oleh tingkat kesadaran prokes mulai membaik, pemberian vaksin kepada masyarakat meski belum sesuai target, serta adanya patroli penertiban yustisi dan sosialisasi.
Sedangkan Direktur RSUD dr. Agoesdjam dr. Feria dalam kesempatan tersebut melaporkan bahwa pelayanan bagi pasien Covid-19 dan pasien umum sudah dilakukan terpisah dengan pemenuhan peralatan medis guna memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Dalam kesempatan yang sama Kapolres Ketapang menyoroti kesadaran masyarakat terhadap kurangnya disiplin prokes dan pelaksanaan vaksinasi, serta menyarankan agar publikasi lebih gencar dilakukan oleh instansi terkait, agar masyarakat benar-benar memahami betapa berbahanya Covid-19 dan manfaatnya vaksin Covid-19 untuk masyarakat.
Demikian juga dukungan dari ketua DPRD Kabupaten Ketapang M.Febriyadi, S.Sos, M.Si, mendukung penuh kebijakan Yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Ketapang dalam upaya menangani pandemi Covid-19.
Diakhir rapat Anev tersebut, Wakil Bupati Ketapang menekankan kepada seluruh koordinator bidang dan anggotanya agar lebih greget lagi bergerak, menciptakan inovasi-inovasi baru guna mempercepat penanganan Covid-19 di Kabupaten Ketapang.



