Diduga Kegiatan Vaksinasi Langgar Prokes

0
132

Bogor, (beritairn.com) – Kegiatan Vaksinasi yang di gelar di halaman Kantor Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor pada Rabu (14/07), diduga kuat melanggar protokol kesehatan, membludaknya masyarakat yang antusias ingin di vaksin mengakibatkan halaman kantor Kecamatan Parung penuh sesak saling berhimpitan atau tidak ada jarak samasekali.

Pengaturan kegiatan vaksinasi terkesan asal, mengingat disatukannya antrian antara masyarakat sekitar dengan sejumlah karyawan pabrik yang ada di wilayah Kecamatan Parung, sehingga mengabaikan Protokol Kesehatan.

Kegiatan Vaksinasi Covid 19 yang merupakan Bagian dari intruksi Bupati memberikan pelayanan di 40 Kecamatan, kami sebetulnya hanya melayani wilayah Kecamatan Parung tapi ternyata masih banyak warga warga tetangga yang masuk tetap kita layani, kita targetkan hari ini vaksin untuk 2000 orang,unkap Yudi Santosa selaku Camat Parung.

Perusahaan itu yang jelas warga masyarakat parung karena mereka juga warga kita harus kita layani, hanya perusahaan yang membantu mereka memfasilitasi, karena saya wajibkan perusahaan yang di luar gotong royong yang belum terdaftar akun gotong royong, silahkan hadir dan mereka di fasilitasi oleh perusahaannya,” terang Yudi.

Untuk dokter dari puskesmas parung, puskesmas cogreg, kemudian ada beberapa dokter dari swasta dari Rumah Sakit Citra Insani dari P4G dan dari Dhuafa mereka yang membantu kita gotong royong, anggaran tidak ada angaran mereka saling dukung saling bantu karena inikan untuk masyarakat semuanya,dokter yang ada sejumlah 14 orang, vaksinator ada 8 orang dari perawat dan admin 20 orang dari guru,” tegasnya.

Rumor yang berkembang pada status Whatsapp tanggal 10 Juli di kalangan karyawan Pabrik PT. Kenlee Indonesia yang beralamat di jalan raya Parung, Desa Pemagarsari. PT Kenlee telah membayar sebesar Rp. 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah) untuk Vaksinasi karyawannya. Yang menjadi banyak pertanyaan pada masyarakat sekitar bayar kepada siapakah PT. Kenlee?

Hingga berita ini di turunkan pihak management PT Kenlee Belum dapat di konfirmasi awak media. [Adj]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here